Bupati Bulukumba Ajak Masyarakat Sampaikan Masalah Lewat Dialog Publik

2 menit membaca View : 73
Avatar photo
Andi Fendy
Daerah - 11 Sep 2025

Mediaraya.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba menggelar Seri Dialog Publik bertajuk Bulukumba Bersuara, Rabu (10/9/2025), di lantai 4 Gedung Pinisi Bulukumba.

Acara ini menghadirkan Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf, Wakil Bupati Andi Edy Manaf, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Sekitar seratus peserta dari berbagai organisasi masyarakat, kepemudaan, dan mahasiswa turut hadir.

Dialog dipandu langsung oleh Kepala Badan Kesbangpol Bulukumba, Ahmad Arfan, yang dimulai selepas salat Asar, kemudian dilanjutkan kembali usai salat Isya.

Direktur Bulukumba Institut (Bumi), L. Satyawarman, mengapresiasi inisiatif Pemkab Bulukumba dalam menyediakan forum terbuka untuk masyarakat.

Ia berharap forum ini tidak berhenti pada seremonial belaka, melainkan berlanjut pada langkah nyata.

“Seri dialog ini bagus, masyarakat bisa menyampaikan langsung apa yang terjadi. Semoga bukan sebatas dialog saja, tapi ada tindak lanjut,” ujar Wawan, sapaan akrabnya.

Senada dengan itu, Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) KNPI Bulukumba, Akhmad Rivandi, juga menilai dialog publik ini sebagai wujud keterbukaan pemerintah daerah.

Menurutnya, Bupati Bulukumba menunjukkan komitmen untuk mendengarkan langsung persoalan masyarakat.

“Keterbukaan ini harus diapresiasi. Bupati sendiri pernah bilang, kalau ada masalah sampaikan langsung, bukan hanya lewat bawahannya,” ungkap Rivandi.

Namun Rivandi juga menekankan pentingnya kehadiran seluruh pimpinan OPD dalam forum ini.

“Karena ini Bulukumba Bersuara, semestinya semua pimpinan OPD hadir mendengar langsung permasalahan yang ada,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf menegaskan bahwa dialog publik ini digelar sebagai sarana untuk menampung aspirasi tanpa harus menempuh jalur demonstrasi.

“Saya minta semua masalah disampaikan langsung. Kalau lewat demo, bisa mengganggu aktivitas ekonomi dan masyarakat,” kata Andi Utta.

Bupati yang dikenal terbuka dengan kritik ini juga merencanakan Panggung Aspirasi di Tribun Lapangan Pemuda sebagai wadah masyarakat menyuarakan pendapat.

Seluruh OPD nantinya diwajibkan mendengarkan aspirasi secara langsung di panggung tersebut.

Dalam waktu dekat, Panggung Aspirasi ini akan dilaunching bersamaan dengan penandatanganan komitmen bersama, demi mengawal demokrasi yang lebih terbuka dan bertanggung jawab.***

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *