IPMAH Bulukumba KPT-UMI Resmi Dilantik, Pengurus Tegaskan Komitmen Berbasis Kearifan Lokal

2 menit membaca View : 238
Avatar photo
Andi Fendy
Daerah - 26 Nov 2025

Mediaraya.id – Pengurus Ikatan Pelajar Mahasiswa Bulukumba (IPMAH Bulukumba) Komisariat KPT-UMI periode 2025–2026 resmi dilantik dalam sebuah agenda pelantikan dan konsolidasi internal yang berlangsung penuh khidmat.

Momen ini menjadi langkah awal bagi kepengurusan baru untuk menentukan arah gerakan organisasi selama satu periode ke depan.

Dalam sambutannya, Ketua Umum A. Zulfika menegaskan bahwa kepengurusan tahun ini akan berpegang kuat pada nilai-nilai budaya dan kearifan lokal Bulukumba.

Ia menyebut bahwa IPMAH Bulukumba KPT-UMI tidak hanya menjadi ruang organisasi, tetapi juga cerminan identitas daerah yang harus terus dijaga oleh para mahasiswa di perantauan.

“Kami berharap IPMAH Bulukumba KPT-UMI tumbuh sebagai organisasi yang tetap berakar pada nilai dan budaya daerah,” ujar A. Zulfika.

Ia menekankan pentingnya pappasang Bugis seperti Mali’ Siparappe, Tallang Sipahua’ yang menurutnya bukan sekadar petuah leluhur, melainkan prinsip hidup yang menopang solidaritas antarpengurus.

Zulfika juga menambahkan bahwa nilai-nilai tersebut akan menjadi roh setiap gerakan organisasi.

“Kami ingin setiap pengurus saling menopang, saling menguatkan, dan tidak membiarkan siapa pun berjalan sendiri,” lanjutnya.

Di tengah perubahan sosial yang terus bergerak cepat, para pengurus bertekad agar IPMAH Bulukumba tetap bisa beradaptasi tanpa kehilangan jati diri.

Organisasi ini diharapkan mampu menjadi ruang pembinaan kader, tempat lahirnya gagasan, sekaligus wadah pemersatu mahasiswa Bulukumba di Makassar.

“IPMAH Bulukumba KPT-UMI harus tetap menjadi perahu besar yang berlayar dengan adat sebagai kemudi dan kebersamaan sebagai layar,” tegasnya.

Harapan tersebut menjadi fondasi awal perjalanan kepengurusan 2025–2026.

Dengan semangat kolaborasi, budaya daerah sebagai landasan, serta visi progresif, pengurus berkomitmen menghadirkan program-program yang inklusif, adaptif, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur Bulukumba.***

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *