Desa Tamalanrea mewakili Kecamatan Bontotiro pada Festival Literasi Bulukumba 2025 dengan menampilkan tarian adat Angngaru dan pertunjukan Ganrang, serta memamerkan koleksi buku dan UMKM unggulan desa.Mediaraya.id – Desa Tamalanrea ditunjuk mewakili Kecamatan Bontotiro pada Festival Literasi Kabupaten Bulukumba 2025.
Kehadiran Desa Tamalanrea dalam festival yang digelar di pelataran Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah ini tidak hanya membawa koleksi perpustakaan dan produk UMKM, tetapi juga menampilkan kekayaan seni budaya lokal berupa Angngaru dan Ganrang yang menarik perhatian pengunjung.
Festival Literasi Bulukumba 2025 merupakan ajang tiga hari yang didesain untuk mendorong gerakan baca, memperkuat kapasitas perpustakaan desa, dan memfasilitasi kolaborasi antar komunitas serta pemerintah daerah.
Penampilan seni tradisional seperti yang dibawa Tamalanrea dianggap penting untuk mengaitkan literasi dengan identitas budaya, sehingga masyarakat khususnya generasi muda melihat membaca sebagai bagian dari kehidupan sosial-budaya mereka.
Selain pertunjukan, Tamalanrea juga memamerkan koleksi buku dan produk unggulan UMKM desa sebagai wujud Desa Cerdas yang aktif menggerakkan literasi dan ekonomi lokal.
Kepala desa serta perwakilan perpustakaan desa turut menyampaikan bahwa partisipasi ini bertujuan membuka jaringan, belajar praktik perpustakaan desa lain, dan memperkenalkan potensi desa ke tingkat kabupaten.
Festival ini diikuti oleh sejumlah perpustakaan desa dari berbagai kecamatan, dan menjadi momen untuk saling berbagi program literasi, pameran karya, serta penghargaan bagi perpustakaan terbaik.
Penyelenggara berharap kegiatan seperti ini bisa mendorong peningkatan akses baca di desa-desa dan memicu inovasi program literasi yang berkelanjutan.
Uraian singkat: Seni Angngaru Dan Ganrang
Angngaru adalah salah satu tarian penyambut khas Bulukumba yang sering digunakan untuk menyambut tamu kehormatan atau acara adat.
Tarian ini menonjolkan nilai keramahan dan estetika gerak tradisional serta sering dibawakan oleh sanggar seni setempat saat upacara maupun acara seremonial.
Penampilan Angngaru oleh perwakilan Desa Tamalanrea pada festival literasi membantu menguatkan hubungan antara budaya lisan/visual dan kegiatan literasi.
Ganrang adalah tradisi musik dan gendang khas Bulukumba (alat pukul/gendang) yang lazim mengiringi upacara adat, pernikahan, dan pertunjukan rakyat.
Permainan ganrang biasanya melibatkan beberapa pemain dan ritme yang dinamis, berfungsi baik sebagai hiburan maupun ekspresi kebersamaan komunitas.
Dalam konteks festival, ganrang menambah nuansa atraktif dan menghubungkan pengunjung dengan tradisi setempat.***
Tidak ada komentar