Peresmian agen Pegadaian pertama di Desa Batang, Bontotiro, Bulukumba, resmi dioperasikan Risnawati Jahamang.Mediaraya.id – Desa Batang, Kecamatan Bontotiro, Kabupaten Bulukumba kini resmi memiliki agen Pegadaian pertama yang dioperasikan oleh Ibu Risnawati (Risna) Jahamang.
Peresmian ini menjadi langkah penting dalam memperluas akses layanan keuangan legal, aman, dan terjangkau bagi masyarakat desa.
Kehadiran agen baru tersebut juga menjadi bagian dari ekspansi nasional Pegadaian untuk menjangkau wilayah yang selama ini minim akses lembaga keuangan resmi.
Dalam sambutannya, perwakilan Pimpinan Wilayah VI Pegadaian Makassar menyampaikan apresiasi tinggi terhadap peran dan dedikasi agen Risna Jahamang.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Ibu Risnawati Jahamang atas usaha dan dedikasinya membangun outlet agen Pegadaian di Desa Batang. Kami bangga dapat hadir bersama rombongan dari cabang Bantaeng dan Bulukumba pada acara peresmian ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa Pegadaian sebagai BUMN yang telah berdiri sejak 1901 terus memperkuat komitmennya memberikan layanan keuangan cepat, mudah, dan transparan.
Dengan lebih dari 6.000 agen Pegadaian di seluruh Indonesia, keberadaan agen di Desa Batang menjadi bagian dari upaya mempercepat inklusi keuangan, khususnya di wilayah pedesaan.
Agen Pegadaian berfungsi sebagai perpanjangan tangan perusahaan dalam memberikan layanan gadai emas, pembiayaan, edukasi keuangan, serta produk unggulan seperti Kopedes KUR, gadai konvensional, hingga investasi emas.
Layanan ini dinilai sangat relevan bagi pelaku UMKM maupun masyarakat umum yang membutuhkan akses pembiayaan terpercaya.
Cegah Titip Gadai Ilegal, Kapolsek Bontotiro Beri Imbauan
Kapolsek Bontotiro, Kamaruddin, SH, menegaskan pentingnya keberadaan layanan keuangan legal di tengah masyarakat.
“Agen Pegadaian ini hadir untuk membantu masyarakat mengakses pinjaman dan gadai emas secara legal, demi menghindari oknum titip gada ilegal yang dapat memicu tindak pidana,” tegasnya.
Menurutnya, praktik titip gadai ilegal masih sering ditemukan dan kerap merugikan masyarakat dengan bunga tinggi serta risiko kehilangan aset.
Dengan hadirnya agen Pegadaian, masyarakat kini memiliki pilihan yang aman, terjangkau, dan diawasi secara resmi oleh pemerintah.
Ia menambahkan bahwa layanan keuangan legal seperti Pegadaian turut membantu aparat kepolisian menekan potensi kriminalitas yang berkaitan dengan pinjaman ilegal.
Tokoh Masyarakat: Layanan Pegadaian Terdekat Sangat Membantu Warga
Tokoh masyarakat Desa Batang, Muhammad Riza, S.Pd, turut menyampaikan rasa syukurnya atas hadirnya layanan Pegadaian di desa mereka.
“Sangat memuaskan karena membantu masyarakat di Desa Batang. Semoga apa yang menjadi keinginan masyarakat Bonto Tiro bisa terwujud dan tidak ada kendala ke depannya. Pegadaian adalah satu-satunya agen terdekat untuk mengakses jasa keuangan. Semoga pelayanannya dapat memuaskan,” ujarnya.
Sebelumnya, masyarakat harus menempuh perjalanan jauh ke kecamatan atau kota untuk mendapatkan layanan penggadaian atau pembiayaan.
Kini, warga dapat mengakses layanan penting tersebut lebih cepat, hemat waktu, dan lebih efisien. Keberadaan agen ini juga diharapkan mampu meningkatkan literasi keuangan masyarakat agar tidak lagi terjebak praktik pinjaman ilegal yang merugikan.
Dorong Ekonomi Desa, Peresmian Agen Pegadaian Jadi Tonggak Baru
Peresmian agen Pegadaian di Desa Batang menjadi langkah strategis dalam memperkuat perekonomian lokal dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Kolaborasi antara Pegadaian, aparat kepolisian, dan tokoh masyarakat menjadi contoh sinergi yang baik dalam menghadirkan layanan keuangan yang aman dan berkelanjutan.
Diharapkan, kehadiran agen ini mampu menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan pembiayaan mendesak, modal usaha, maupun edukasi pengelolaan keuangan yang lebih baik.***
Tidak ada komentar