Ketua PKS Bulukumba Dr. Supriadi mengajak masyarakat mengisi malam tahun baru dengan zikir, tadarus, dan doa.Mediaraya.id – Menjelang pergantian tahun, Ketua Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bulukumba, Dr. Supriadi, S.P., M.Si, mengimbau masyarakat agar tidak larut dalam euforia berlebihan.
Ia mengajak warga menjadikan momentum tersebut sebagai waktu refleksi diri, memperkuat keimanan, serta menumbuhkan empati terhadap sesama, khususnya saudara-saudara yang tengah tertimpa musibah bencana alam di Aceh dan sejumlah wilayah Sumatera.
Sebagai Anggota DPRD Kabupaten Bulukumba, Supriadi menilai perayaan tahun baru yang berlebihan kerap mengaburkan nilai spiritual dan kemanusiaan.
Menurutnya, di saat sebagian masyarakat menikmati pergantian waktu dengan hiburan, masih banyak saudara sebangsa yang sedang berjuang menghadapi duka akibat bencana, kehilangan tempat tinggal, bahkan anggota keluarga.
“Duka Aceh dan Sumatera adalah duka kita bersama sebagai saudara sebangsa, seiman dan setanah air”, ungkapnya.
Supriadi berharap masyarakat Bulukumba dapat mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan positif dan bernilai ibadah, seperti zikir, tadarus Al-Qur’an, serta doa bersama kepada Allah SWT.
Ia menekankan bahwa doa yang dipanjatkan dengan penuh keikhlasan merupakan bentuk kepedulian nyata bagi para korban bencana yang sedang membutuhkan kekuatan lahir dan batin.
Dalam pandangan Islam, lanjut Supriadi, setiap pergantian waktu adalah pengingat untuk bermuhasabah atas amal perbuatan yang telah dilakukan.
Supriadi mengajak umat Islam menjadikan malam tahun baru sebagai momen memperbanyak istighfar dan memohon keselamatan bagi negeri, khususnya bagi masyarakat Aceh dan Sumatera yang tengah diuji dengan bencana alam.
Selain doa, Supriadi juga mendorong tumbuhnya solidaritas sosial dalam bentuk kepedulian kemanusiaan.
Ia mengajak masyarakat yang memiliki kelapangan rezeki untuk berbagi dan menyalurkan bantuan kepada para korban bencana, sebagai wujud ukhuwah Islamiyah dan nilai kemanusiaan yang diajarkan dalam agama.
Terakhir, Supriadi berharap masyarakat Bulukumba dapat mengawali tahun baru dengan hati yang bersih, kepedulian sosial yang tinggi, serta semangat kebersamaan.
Ia meyakini, dengan mengedepankan nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan, masyarakat tidak hanya meraih ketenangan batin, tetapi juga turut menghadirkan harapan dan kekuatan bagi saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah.***
Tidak ada komentar