dr. Ghazian Nugraha saat memberikan sosialisasi kesehatan tentang waspada kejang Eklampsia di RSUD Bulukumba, Senin, 22 Desember 2025.Mediaraya.id – Dalam rangka memperingati Hari Ibu yang jatuh setiap 22 Desember, RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja (HASDR) Bulukumba menggelar kegiatan sosialisasi kesehatan bertema Waspada Kejang Eklampsia, Senin (22/12/2025).
Edukasi kesehatan ini dilaksanakan di ruang tunggu Poliklinik Rawat Jalan RSUD HASDR Bulukumba dan menyasar pasien serta pengunjung rumah sakit.
Kegiatan tersebut menghadirkan dr. Ghazian Nugraha, dokter residen obstetri dan ginekologi (Obgin), sebagai pemateri utama.
Dalam pemaparannya, dr. Ghazian menjelaskan secara komprehensif mengenai pengertian eklampsia, tanda dan gejala yang perlu diwaspadai oleh ibu hamil, serta langkah penanganan yang tepat untuk mencegah terjadinya komplikasi serius bagi ibu maupun janin.
Ia menekankan bahwa kesiapan menghadapi kehamilan dan persalinan harus menjadi perhatian sejak dini.
Menurutnya, masih banyak calon orang tua yang fokus pada persiapan pernikahan, namun kurang memberikan perhatian pada persiapan kelahiran.
“Semua orang biasanya mempersiapkan acara pernikahan dengan sangat baik, tetapi tidak semua orang mempersiapkan kelahiran dengan baik. Padahal, persiapan kelahiran sangat penting demi keselamatan ibu dan bayi,” ujar dr. Ghazian.
Sosialisasi kesehatan ini diikuti oleh pasien, pengunjung, serta karyawan RSUD HASDR Bulukumba.
Antusiasme peserta terlihat dari keseriusan mereka menyimak materi yang disampaikan, mengingat eklampsia masih menjadi salah satu penyebab utama komplikasi kehamilan yang kerap luput dari perhatian.
Kepala Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSUD HASDR Bulukumba, Arif Rahman Hakim, SKM, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan rumah sakit dalam meningkatkan literasi kesehatan ibu hamil di tengah masyarakat.
“Selain memperingati Hari Ibu, kegiatan ini menjadi bentuk edukasi kemasyarakatan tentang pentingnya kewaspadaan terhadap eklampsia. Kasus ini masih sering diabaikan, padahal dengan persiapan dan pengetahuan yang baik, risiko dapat diminimalkan,” jelasnya.
Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, RSUD HASDR Bulukumba berharap masyarakat, khususnya ibu hamil beserta keluarga, semakin memahami tanda-tanda bahaya kehamilan.
Dengan pengetahuan yang memadai dan persiapan yang matang, proses persalinan diharapkan dapat berjalan lebih aman demi keselamatan ibu dan janin.***
Tidak ada komentar