H. Islamuddin Ungkap Strategi PERPADI Bulukumba Perkuat Ketahanan Pangan 2026

2 menit membaca View : 20
Avatar photo
Andi Fendy
Daerah - 07 Jan 2026

Mediaraya.id – Program prioritas Perkumpulan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (PERPADI) tahun 2026 difokuskan pada penguatan ketahanan pangan nasional dan dukungan penuh terhadap program swasembada pangan pemerintah.

Langkah tersebut diarahkan melalui optimalisasi peran penggilingan padi serta pengusaha beras di daerah.

Penguatan ketahanan pangan nasional dinilai menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras.

Peningkatan kualitas produksi serta penyerapan gabah petani lokal disebut sebagai bagian penting dalam mendukung swasembada pangan berkelanjutan di tingkat daerah maupun nasional.

Ketua PERPADI Bulukumba, H. Islamuddin Sulaiman, menyampaikan bahwa penguatan sektor penggilingan padi terus dilakukan agar beras lokal memiliki daya saing tinggi.

Upaya tersebut diarahkan pada efisiensi produksi dan menjaga mutu beras agar tetap terjangkau oleh masyarakat.

“PERPADI berkomitmen mendukung penuh program swasembada pangan pemerintah. Di tahun 2026, kami mendorong peningkatan efisiensi penggilingan padi, penyerapan gabah petani lokal, serta menjaga mutu beras agar tetap kompetitif dan terjangkau,” ujar H. Islamuddin Sulaiman, Rabu, 7 Januari 2026.

Sinergi Petani Dan Pelaku Usaha

Sinergi antara petani, pelaku usaha, dan pemerintah daerah disebut terus diperkuat.

Kolaborasi tersebut dipandang mampu menjaga kesinambungan produksi beras serta meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah sentra pangan.

Modernisasi Penggilingan Padi

Modernisasi alat penggilingan padi juga diprioritaskan.

Pendampingan bagi anggota PERPADI diarahkan agar adaptasi terhadap tantangan sektor pangan dapat dilakukan secara optimal, seiring perkembangan teknologi pertanian dan industri beras.

“Dengan kolaborasi yang kuat, kami optimistis ketahanan pangan nasional dapat terjaga, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku usaha beras di daerah, dalam mewujudkan Indonesia emas 2045” pungkasnya.***

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *