Jalan Poros Pantai Marumasa di Dusun Dauhe, Bulukumba, kini dibalut rabat beton hasil swadaya masyarakat.Mediaraya.id – Jalan Poros Pantai Marumasa yang terletak di Dusun Dauhe, Desa Darubiah, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, telah dilakukan perbaikan dengan menggunakan dana swadaya masyarakat.
Jalan Poros Pantai Marumasa tersebut saat ini berada dalam kondisi baik setelah dibalut rabat beton.
Pengerjaan Jalan Poros Pantai Marumasa di Bulukumba tersebut dinilai menjadi contoh keterlibatan masyarakat dalam pembangunan infrastruktur.
“Masyarakat patut dicontoh lantaran mengerjakan jalan tersebut dengan menggunakan dana swadaya masyarakat.”, ungkap Andis Brow, Kamis, 15 Januari 2026.
Pernyataan tersebut menggambarkan partisipasi warga dalam meningkatkan akses transportasi di wilayah pesisir.
Perbaikan Jalan Poros Pantai Marumasa Bulukumba dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi jalan yang sebelumnya dinilai membutuhkan peningkatan kualitas.
Akses jalan yang telah dibeton tersebut kini digunakan untuk mendukung mobilitas warga di Dusun Dauhe dan sekitarnya.
Inisiatif Swadaya Warga
Pengerjaan jalan rabat beton tersebut diketahui bersumber dari dana swadaya masyarakat setempat.
Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Andi Adnan, Andi Asri, Andi Abidin, dan Andi Arlinda dan Andi Hasanuddin.
Inisiatif tersebut dilaksanakan dengan melibatkan dukungan warga sekitar secara mandiri.
Jalan Poros Pantai Marumasa di Bulukumba tersebut memiliki peran penting sebagai jalur penghubung aktivitas masyarakat pesisir.
Kondisi jalan yang telah dibeton dinilai memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan serta mendukung aktivitas ekonomi warga setempat.
Dampak Pembangunan Jalan
Perbaikan Jalan Poros Pantai Marumasa Dusun Dauhe diharapkan dapat meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Akses transportasi yang lebih baik dinilai mampu menunjang aktivitas harian masyarakat Desa Darubiah, Kecamatan Bontobahari.
Upaya swadaya masyarakat dalam pembangunan Jalan Poros Pantai Marumasa Bulukumba tersebut juga dinilai mencerminkan semangat gotong royong.
Pembangunan infrastruktur berbasis partisipasi warga tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Kabupaten Bulukumba.***
Tidak ada komentar