Bupati Andi Utta Buka Pelatihan Anyaman, UMKM Bulukumba Disiapkan Bersaing

2 menit membaca View : 7
Avatar photo
Andi Fendy
Daerah - 23 Jan 2026

Mediaraya.id – Pelatihan Anyaman Bulukumba resmi dibuka oleh Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf di Sentra IKM Tenun Bira, Rabu (21/1/2026).

Penguatan IKM Bulukumba berbasis potensi lokal terus didorong melalui kegiatan pelatihan yang dilaksanakan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian bersama Dekranasda Bulukumba.

Pelatihan Anyaman Bulukumba tersebut dijadwalkan berlangsung hingga 27 Januari 2026.

Pengembangan industri anyaman Bulukumba disebut sebagai bagian dari strategi penguatan ekonomi kreatif daerah.

Peningkatan keterampilan pelaku UMKM Bulukumba diharapkan dapat dicapai melalui pelatihan desain, kualitas produk, serta pengembangan kreativitas berbasis kearifan lokal.

Pelatihan Anyaman Bulukumba diikuti oleh puluhan pelaku usaha dan UMKM dari berbagai wilayah.

Peningkatan daya saing produk anyaman Bulukumba diarahkan agar mampu menembus pasar yang lebih luas.

Dukungan Pemerintah Daerah

Industri anyaman dinilai sebagai subsektor strategis ekonomi kreatif Bulukumba.

Dukungan pemerintah daerah disampaikan dalam pembukaan kegiatan pelatihan tersebut.

“Anyaman adalah warisan budaya sekaligus peluang ekonomi. Jika dikelola dengan inovasi dan sentuhan desain yang tepat, produk anyaman Bulukumba memiliki nilai jual yang tinggi dan berdaya saing,” ujar Bupati.

Materi Dan Pendampingan Pelatihan

Materi Pelatihan Anyaman Bulukumba mencakup teknik dasar desain, konsep pola, etika dan komunikasi bisnis, pengenalan peralatan serta material.

Praktik langsung pembuatan produk anyaman turut diberikan, termasuk pengembangan motif dan produk home decor.

Pendampingan peserta dilakukan oleh Bustam Effendi selaku praktisi dan pelaku usaha kerajinan nasional.

Proses pendampingan diarahkan agar peserta mampu menghasilkan produk anyaman yang mandiri dan berkualitas.

Apresiasi Potensi Kriya Bulukumba

Potensi wisata, budaya, dan kriya Bulukumba diapresiasi oleh narasumber pelatihan.

Konsistensi pelaku UMKM dalam menghasilkan produk khas daerah diharapkan terus dijaga.

“Konsistensi dalam berkarya harus terus dijaga agar produk khas Bulukumba tetap memiliki identitas dan nilai tambah,” kata Bustam Effendi.

Peningkatan kualitas sumber daya manusia pelaku UMKM dinilai masih perlu dilakukan.

Pengembangan desain dan corak produk anyaman Bulukumba disebut penting agar tidak tertinggal dari perkembangan pasar.

Penguatan UMKM Berkelanjutan

Peningkatan kapasitas pelaku usaha menjadi target utama pelatihan tersebut.

Pertumbuhan industri anyaman yang berkelanjutan diharapkan dapat terwujud melalui sinergi pemerintah daerah dan pelaku UMKM.

Pembukaan pelatihan turut dihadiri Ketua Dekranasda Bulukumba Andi Herfida Muchtar beserta jajaran serta Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Bulukumba Alfian Mallihungan beserta jajaran.***

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *