BGN Siapkan Menu MBG Tahan 12 Jam Di Bulan Ramadan 2026

2 menit membaca View : 108
Avatar photo
Andi Fendy
Nasional - 22 Jan 2026

Mediaraya.id – Badan Gizi Nasional (BGN) akan menyiapkan menu makan bergizi gratis (MBG) dengan ketahanan hingga 12 jam selama Ramadan 2026.

Kebijakan tersebut disiapkan agar program MBG tetap berjalan optimal selama bulan puasa dengan menyesuaikan pola konsumsi peserta didik.

Pola distribusi menu MBG Ramadan 2026 dipastikan tidak mengalami perubahan signifikan dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya.

Makanan tetap disalurkan melalui sekolah dengan skema pengambilan khusus untuk wilayah mayoritas masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.

Keamanan dan kelayakan konsumsi menu MBG Ramadan 2026 telah dipastikan oleh BGN.

Makanan dirancang tetap aman meski tidak langsung dikonsumsi dan baru dimakan saat waktu berbuka puasa.

Distribusi MBG Disesuaikan Kondisi Wilayah

Kepala BGN Dadan Hindayana menjelaskan, makanan MBG untuk daerah mayoritas muslim akan dibagikan pada jam sekolah dan dibawa pulang oleh siswa.

Konsumsi dilakukan saat berbuka puasa dengan jaminan ketahanan makanan hingga 12 jam.

“Untuk daerah yang mayoritas muslim, makanan akan dibagikan pada jam sekolah. Tapi makanannya dibawa ke rumah dan tahan lama, tahan 12 jam. Dari mulai disiapkan sampai dia dikonsumsi pada saat buka,” kata Dadan usai rapat dengar pendapat Komisi IX DPR, Selasa (20/1/2026), dikuti detik.com

Untuk wilayah dengan mayoritas masyarakat yang tidak menjalankan puasa, layanan MBG disebut tetap dilaksanakan secara normal tanpa penyesuaian waktu konsumsi.

Menu MBG Ramadan Disiapkan Tanpa Ultra Processed Food

Dari sisi menu, makanan siap santap telah diformulasikan agar sesuai kebutuhan berbuka puasa dan tetap awet.

BGN menekankan makanan yang disediakan tidak masuk kategori ultra processed food (UPF).

“Contoh misalnya kurma, telur rebus, buah, kemudian abon, apa lagi, penganan-penganan lokal yang bisa tahan lama,” jelasnya.

Upaya peniadaan makanan ultra proses selama Ramadan telah disiapkan sejak awal oleh BGN.

Menu dirancang tetap tahan lama namun tetap memenuhi standar gizi.

“Nanti kami berharap tidak ada lagi ultra processing di ramadan ini karena kami sudah antisipasi dari awal bahwa makan yang diberikan memang tahan lama tapi tidak ultra process,” tuturnya saat rapat dengan Komisi IX DPR, Selasa (20/1).***

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *