Desa Tamalanrea Wakili Bontotiro Di Festival Literasi Bulukumba 2025, Tampilkan Buku Dan UMKM Unggulan

2 menit membaca View : 520
Avatar photo
Andi Fendy
Daerah - 26 Nov 2025

Mediaraya.id – Desa Tamalanrea kembali mengukir prestasi membanggakan setelah terpilih sebagai satu-satunya desa yang mewakili Kecamatan Bontotiro pada Festival Literasi Kabupaten Bulukumba 2025.

Festival Literasi Kabupaten Bulukumba 2025 yang berlangsung pada 26–28 November 2025 di Perpustakaan Daerah Bulukumba.

Kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi pelajar, komunitas, pegiat literasi, hingga pelaku UMKM untuk menampilkan karya dan inovasi terbaik mereka.

Tahun ini, Desa Tamalanrea juga resmi ditetapkan sebagai salah satu Desa Cerdas Kabupaten Bulukumba, bersama 10 desa lainnya.

Penetapan tersebut diberikan kepada desa yang aktif membangun ekosistem literasi, kreativitas, dan pemanfaatan teknologi.

Keikutsertaan dalam festival menjadi bukti nyata komitmen Tamalanrea dalam membangun masyarakat yang berpengetahuan luas, produktif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Dalam festival literasi tersebut, Desa Tamalanrea mempersembahkan tiga karya unggulan berupa buku hasil karya pemuda desa, Arif Hidayatullah Amsah, yaitu:

1. UMKM Jagung Marning – Studi Kasus Jagung Marning Golden Corn
Membahas potensi usaha, proses produksi, hingga perjalanan UMKM Golden Corn yang berkembang pesat di Tamalanrea.

2. UMKM Teh Bunga Telang – Potensi, Peluang, dan Proses Produksi
Mengulas kekayaan flora desa, potensi ekonomi bunga telang, hingga teknik produksi Butterfly Tea.

3. UMKM Minuman Jahe Merah – Peluang, Pengembangan, dan Proses Produksi
Menjadi dokumentasi lengkap tentang UMKM minuman herbal J’Merta, mulai dari peluang pasar hingga strategi pengembangan produk.

Ketiga buku ini menjadi literatur resmi yang merekam perkembangan UMKM Desa Tamalanrea.

Selain dipamerkan, karya tersebut juga menjadi rujukan bagi masyarakat dan peserta festival yang ingin mempelajari peluang usaha lokal dan manajemen produksi UMKM desa.

Tidak hanya karya tulis, produk UMKM unggulan Tamalanrea juga menjadi perhatian dalam festival ini.

Tiga produk yang tampil ialah Jagung Marning Golden Corn, Butterfly Tea dari Bunga Telang, dan Minuman Herbal Jahe Merah J’Merta.

Produk-produk ini digerakkan oleh pelaku usaha kreatif, yakni Agung Algani sebagai owner Golden Corn dan Suarni sebagai owner Butterfly Tea dan J’Merta.

Keduanya menjadi sosok inspiratif yang berhasil mengangkat potensi desa menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.

Kepala Desa Tamalanrea menyampaikan rasa bangga atas terpilihnya desa sebagai peserta festival dan hadirnya karya-karya anak muda serta pelaku UMKM yang membawa nama baik desa.

Ia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat literasi, kreativitas, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, literasi dan UMKM adalah dua kekuatan besar yang jika dimaksimalkan secara bersamaan akan membawa Tamalanrea menjadi desa maju dan berkelanjutan.

Partisipasi Desa Tamalanrea dalam Festival Literasi Bulukumba 2025 diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Bulukumba.

Melalui ajang ini, Tamalanrea membuktikan bahwa potensi besar dapat tumbuh dari desa ketika masyarakat dan pemerintah desa bergandengan tangan menuju kemajuan.***

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *