Didampingi Bupati Bulukumba, Gubernur Sulsel Resmikan Jembatan Sungai Balampangi

3 menit membaca View : 33
Avatar photo
Andi Fendy
Daerah - 31 Jan 2026

Mediaraya.id – Jembatan Sungai Balampangi di Desa Bua, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sinjai diresmikan oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, Sabtu 31 Januari 2026.

Peresmian Jembatan Sungai Balampangi Sinjai–Bulukumba tersebut menjadi wujud penguatan konektivitas wilayah melalui pembangunan infrastruktur strategis oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Jembatan Sungai Balampangi Sinjai–Bulukumba yang telah lama dinantikan masyarakat ini dihadirkan sebagai penghubung utama antarwilayah.

Akses penghubung Kabupaten Sinjai dan Kabupaten Bulukumba pada ruas jalan kewenangan Provinsi Sulawesi Selatan telah diperkuat melalui infrastruktur jembatan permanen.

Peresmian Jembatan Sungai Balampangi Sinjai–Bulukumba disaksikan langsung oleh Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf, Bupati Sinjai Ratnawati Arif, anggota DPRD Provinsi Heriyawan, jajaran OPD lingkup Pemprov Sulsel, serta unsur Forkopimda Bulukumba dan Sinjai.

Penguatan Akses Jalan Provinsi

Peningkatan konektivitas pada ruas Jalan Batas Kabupaten Bulukumba (Lolisang)–Kabupaten Sinjai (Desa Bua) sepanjang 21,78 kilometer telah didukung melalui keberadaan Jembatan Sungai Balampangi.

Kelancaran mobilitas warga serta distribusi barang pada jalur strategis provinsi tersebut diharapkan dapat terjaga.

“Pembangunan infrastruktur jembatan ini tidak hanya berfungsi sebagai penghubung wilayah, tetapi juga sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi di bidang perikanan maupun pertanian serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Spesifikasi Dan Anggaran Pembangunan

Jembatan Sungai Balampangi dibangun melalui alokasi APBD Provinsi Sulawesi Selatan dengan panjang bentang sekitar 15,8 meter.

Pekerjaan konstruksi meliputi struktur abutmen beton di sisi kiri dan kanan, lantai jembatan, oprit beton, railing, lining, serta patok pengaman untuk menjamin keselamatan pengguna jalan.

Riwayat pembangunan jembatan tersebut telah melalui proses panjang.

Akses awal yang dulunya berupa batang kayu telah direncanakan sejak 2022. Pekerjaan sempat terhenti dan kembali dilanjutkan pada 2025 hingga akhirnya dinyatakan rampung.

“Mudah-mudahan jembatan ini membawa manfaat besar bagi masyarakat Bulukumba-Sinjai, memperlancar aktivitas sehari-hari, serta memperkuat konektivitas antarwilayah dalam mendukung mobilitas barang dan jasa,” cetusnya.

Apresiasi Pemerintah Kabupaten

Apresiasi atas pembangunan Jembatan Sungai Balampangi telah disampaikan oleh Bupati Bulukumba.

Komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam pembangunan infrastruktur strategis di daerah dinilai memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Jembatan sungai balampangi ini memiliki arti yang sangat penting dan strategis. Ruas jalan provinsi ini menghubungkan Kabupaten Bulukumba dan Kabupaten Sinjai,” ungkap Andi Utta sapaan akrab bupati.

“Jembatan ini juga menjadi simbol konektivitas, kerja sama, dan kebersamaan antar daerah dalam mendorong pembangunan wilayah,” tambahnya.

Harapan Masyarakat

Manfaat langsung dari Jembatan Sungai Balampangi dirasakan oleh warga setempat.

Akses transportasi Sinjai–Bulukumba dinilai semakin aman dan lancar, terutama saat kondisi sungai mengalami peningkatan debit air.

“Dulu kalau air sungai naik, kami harus hati-hati lewat, bahkan kadang terpaksa memutar jauh. Sekarang alhamdulillah sudah aman dan lancar. Berkat bantuan dari Bapak Gubernur kami ucapkan terima kasih banyak yang sebesar-besarnya,” ucapnya.***

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *