Calon Ketua PORDI Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) dan Petahana, Andi Baso Riyadi Mappasulle (ABRM)
Mediaraya.id – Musyawarah Provinsi I (Pertama) Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia Sulawesi Selatan (Musprov PORDI Sulsel) 2025 dipastikan menjadi momentum penting dalam menentukan arah organisasi cabang olahraga berbasis masyarakat tersebut untuk periode kepengurusan berikutnya.
Seiring berakhirnya masa bakti Pengurus Provinsi PORDI Sulsel pada Desember 2025, agenda Musprov akan digelar untuk memilih Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) sekaligus menyusun kepengurusan baru periode 2026–2030.
Panitia pelaksana Musprov PORDI Sulsel 2025 pun telah resmi membuka dan menutup pendaftaran bakal calon ketua.
Hingga penutupan pendaftaran, dua nama mencuat dan menjadi sorotan publik, yakni petahana Andi Baso Ryadi Mappasulle (ABRM) dan penantangnya Ilham Arief Sirajuddin (IAS) yang akrab disapa Pak Aco.
Kehadiran dua figur dengan latar belakang berbeda ini membuat Musprov PORDI Sulsel 2025 diprediksi berlangsung dinamis.
Masuknya IAS dalam bursa calon Ketua PORDI Sulsel dinilai memberi warna tersendiri dan menunjukkan semakin besarnya pengaruh PORDI di tengah masyarakat Sulawesi Selatan.
IAS dikenal sebagai tokoh politik nasional dan daerah dengan rekam jejak panjang.
Ia pernah menjabat sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Ketua Partai Golkar Kota Makassar, Wali Kota Makassar selama dua periode, serta pernah maju sebagai calon Gubernur Sulawesi Selatan.
Namun demikian, kehadiran IAS juga memunculkan beragam tafsir terkait arah organisasi ke depan.
Dengan jarak menuju Pemilu 2029 yang masih cukup panjang, sebagian pihak menilai PORDI sebagai organisasi olahraga berbasis massa memiliki potensi strategis dalam lanskap sosial-politik Sulawesi Selatan.
Di sisi lain, muncul pula kekhawatiran akan terjadinya pergeseran orientasi organisasi dari semangat pembinaan olahraga domino menuju kepentingan di luar tujuan dasar PORDI.
Berbeda dengan penantangnya, petahana ABRM tampil dengan karakter yang kontras.
Meski berasal dari kalangan biasa dan tidak memiliki latar belakang politik sekuat IAS, ABRM dikenal konsisten menjaga PORDI Sulsel tetap berada di jalur independen, tanpa politik praktis dan tanpa sentimen SARA.
Komitmen tersebut tercermin dari sikapnya yang tidak membawa nama atau struktur PORDI saat maju sebagai calon anggota DPD RI Sulsel pada Pemilu sebelumnya.
Putra Herlang-Bulukumba dari ujung selatan Pulau Sulawesi ini dikenal memegang teguh nilai dan pesan leluhur, “Kualleangngangi Tallanga na Toalia”, yang menjadi prinsip hidupnya dalam memimpin organisasi.
Selama masa kepemimpinannya, PORDI Sulsel dinilai berhasil tumbuh sebagai wadah olahraga rakyat yang inklusif dan menjauh dari kepentingan politik.
Harapan besar tetap tertuju pada terpilihnya pemimpin yang mampu menjaga marwah organisasi, memperkuat pembinaan olahraga domino, serta menjauhkan PORDI dari tarik-menarik kepentingan politik praktis.
Di tengah berbagai dinamika, layar perjuangan petahana disebut tetap terkembang.
Bagi para pendukungnya, ABRM diyakini akan terus berlayar hingga kembali berlabuh di kursi Ketua PORDI Sulsel untuk periode berikutnya.***
Tidak ada komentar