• Selasa, 18 Agustus 2026

Grup H Piala Dunia 2026: Spanyol Ditahan Tanjung Verde 0-0, Kiper 40 Tahun Jadi Mimpi Buruk La Furia Roja

Photo Author
Andi Fendy, Mediaraya.id
- Selasa, 16 Juni 2026 | 09:04 WIB
Kiper Tanjung Verde, Vozinha, menjadi pahlawan saat menahan gempuran Spanyol dalam laga Grup H Piala Dunia 2026 yang berakhir tanpa gol.
Kiper Tanjung Verde, Vozinha, menjadi pahlawan saat menahan gempuran Spanyol dalam laga Grup H Piala Dunia 2026 yang berakhir tanpa gol.

Mediaraya.id - Laga Grup H Piala Dunia 2026 menghadirkan kejutan besar setelah salah satu unggulan juara, Spanyol, gagal meraih kemenangan pada pertandingan perdana mereka.

Menghadapi debutan Tanjung Verde di Grup H Piala Dunia 2026, La Furia Roja harus puas berbagi angka setelah pertandingan berakhir dengan skor kacamata 0-0, Senin (15/6/2026).

Dalam pertandingan Grup H tersebut, Spanyol tampil sangat dominan dengan penguasaan bola mencapai sekitar 75 persen dan melepaskan 27 percobaan tembakan.

Namun, solidnya pertahanan Tanjung Verde serta aksi luar biasa kiper veteran Vozinha membuat seluruh serangan Spanyol gagal berbuah gol.

Babak Pertama: Spanyol Menguasai Permainan, Tanjung Verde Bertahan Disiplin

Sejak peluit kick-off dibunyikan, Spanyol langsung mengambil kendali permainan melalui dominasi lini tengah yang dikomandoi Rodri dan Pedri.

Serangan demi serangan dibangun melalui pergerakan Ferran Torres dan Mikel Oyarzabal untuk membongkar pertahanan lawan.

Meski menguasai jalannya laga dan beberapa kali menciptakan peluang berbahaya, penyelesaian akhir para pemain Spanyol belum mampu menembus gawang Tanjung Verde yang dikawal Vozinha.

Tim asal Afrika itu tampil dengan organisasi pertahanan yang sangat rapi.

Mereka lebih banyak menunggu di area sendiri sambil sesekali mengandalkan serangan balik cepat.

Hingga wasit meniup peluit akhir babak pertama, skor tetap bertahan 0-0.

Babak Kedua: Vozinha Menggila, Spanyol Gagal Pecahkan Kebuntuan

Memasuki babak kedua, tekanan Spanyol semakin meningkat.

Pelatih Luis de la Fuente mencoba menambah daya dobrak dengan memasukkan pemain-pemain segar, termasuk bintang muda Lamine Yamal yang memberikan energi baru di lini serang.

Namun, malam itu benar-benar menjadi milik Vozinha.

Kiper berusia 40 tahun tersebut tampil heroik dengan serangkaian penyelamatan penting, termasuk menggagalkan peluang emas yang diciptakan para pemain Spanyol.

Tanjung Verde juga tidak hanya bertahan.

Pada beberapa kesempatan mereka mampu melancarkan serangan balik yang cukup berbahaya, meski gagal mengonversinya menjadi gol.

Sampai peluit panjang dibunyikan, skor 0-0 tetap bertahan.

Hasil ini menjadi satu poin bersejarah bagi Tanjung Verde dalam penampilan pertama mereka di Piala Dunia sekaligus menjadi hasil mengecewakan bagi Spanyol yang datang dengan status sebagai salah satu kandidat juara.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Andi Fendy

Tags

Terkini

X