Harlah Bulukumba Ke 66! Masjid Kapal Munzalan: Bulukumba Aman, Sejahtera, Dan Dirahmati Allah

2 menit membaca View : 3
Avatar photo
Andi Fendy
Daerah - 02 Feb 2026

Mediaraya.id – Peringatan Hari Lahir (Harlah) Kabupaten Bulukumba ke-66 yang jatuh pada 4 Februari 2026 menjadi momentum refleksi bagi seluruh elemen masyarakat Bulukumba.

Harapan besar untuk Bulukumba yang aman, sejahtera, serta dipimpin secara amanah dan adil disampaikan oleh Pengasuh Masjid Kapal Munzalan Bulukumba, H. Kardi.

H. Kardi berharap Bulukumba senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, dijauhkan dari segala bentuk bala’ dan musibah, serta dianugerahi keberkahan dalam setiap langkah pembangunan daerah.

“Semoga aman masyarakatnya, sejahtera, pemimpinnya amanah dan adil, dijauhkan dari bala’, bersinergi pemerintah dan masyarakat, mencintai Al-Qur’an dan mengamalkan perintah-perintah Allah serta meneladani Rasulullah,” harap H. Kardi, Senin 2 Februari 2026.

Doa Untuk Bulukumba Yang Religius Dan Berbudaya

Harlah Bulukumba ke-66 tidak hanya dimaknai sebagai pertambahan usia daerah, tetapi juga sebagai penguatan nilai spiritual dan budaya lokal.

Bulukumba diharapkan menjadi daerah yang religius dengan masyarakat yang mencintai Al-Qur’an dan menjadikan ajaran Islam sebagai pedoman hidup.

Nilai-nilai kearifan lokal khas Bulukumba juga kembali ditekankan.

Harapan agar Bulukumba senantiasa menjadi daerah yang menjunjung tinggi prinsip sipakatau, sipakalebbi’, dan sipakainge’ menjadi pesan penting dalam peringatan hari jadi tahun ini.

“Semoga Allah merahmati Bulukumba, meridhai menjadi daerah yang senantiasa sipakatau, sipakalebbi’, sipakainge’,” lanjutnya.

Momentum Sinergi Pemerintah Dan Masyarakat

Peringatan Harlah ke-66 Bulukumba dinilai sebagai momentum memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

Kolaborasi yang harmonis diyakini menjadi kunci dalam mewujudkan Bulukumba yang maju, berkeadilan, dan berkarakter.

Dengan doa dan harapan yang dipanjatkan, Harlah Bulukumba ke-66 diharapkan membawa semangat baru bagi seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat keimanan, serta mendukung pembangunan daerah yang berlandaskan nilai moral dan budaya.***

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *