Iran Terancam Absen Di Piala Dunia 2026, Ini Penyebabnya!

2 menit membaca View : 107
Avatar photo
Andi Fendy
Olahraga - 01 Mar 2026

Mediaraya.id – Peluang Iran tampil di Piala Dunia 2026 berada dalam tanda tanya besar setelah eskalasi geopolitik yang memanas.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, melalui siaran televisi publik Iran.

Partisipasi Iran di Piala Dunia 2026 disebut telah dipertimbangkan ulang menyusul serangan udara Amerika Serikat dan Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Operasi militer gabungan dilaporkan menargetkan sejumlah kota besar di Iran, termasuk Teheran, pada Sabtu (28/2/2026).

Ketidakpastian keikutsertaan Iran di Piala Dunia 2026 ditegaskan langsung oleh Mehdi Taj.

“Dengan apa yang terjadi hari ini dan dengan serangan dari Amerika Serikat tersebut, kecil kemungkinan kami bisa menantikan Piala Dunia, tetapi para pimpinan olahraga yang akan memutuskan hal itu,” ujar Taj, dilansir dari Marca, Minggu (1/3/2026).

Regulasi FIFA Soal Penggantian Peserta

Dalam aturan resmi FIFA, disebutkan bahwa slot peserta dapat diisi tim pengganti apabila suatu negara mengundurkan diri dari turnamen.

Pengganti biasanya berasal dari runner-up langsung play-off kualifikasi terkait atau tim dengan peringkat tertinggi yang belum lolos dari konfederasi bersangkutan.

Jika penggantian tidak memungkinkan (karena waktu, visa, perjalanan), slot grup dapat diberikan kepada tim pengganti dengan jadwal tetap; atau dalam kasus luar biasa dilakukan penyesuaian susunan grup.

Advertisement
Penerimaan Siswa Baru Sawayaka Islamic School Tahun Ajaran 2026/2027 dengan jadwal pendaftaran dan kontak informasi

UEA Dan Irak Masuk Opsi Pengganti

Dengan skema tersebut, Uni Emirat Arab disebut berpeluang menggantikan Iran.

UEA tercatat sebagai tim dengan peringkat tertinggi di Asia yang gagal lolos langsung ke putaran final.

Pada kualifikasi zona Asia, UEA melaju hingga play-off kontinental menghadapi Irak di putaran kelima.

Kekalahan agregat 2-3 membuat Irak melaju ke play-off antarkonfederasi yang dijadwalkan pada 31 Maret 2026 melawan Bolivia atau Suriname.

Opsi lain yang dipertimbangkan adalah promosi Irak langsung ke posisi Iran di Grup G.

Posisi Irak pada jalur play-off antarkonfederasi disebut dapat digantikan oleh UEA sebagai kesempatan terakhir menuju Piala Dunia.

FIFA Pantau Situasi Global

Pernyataan resmi turut disampaikan Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom.

“Kami memantau perkembangan di seluruh dunia karena tujuan kami adalah menyelenggarakan Piala Dunia yang aman dengan semua pihak berpartisipasi,” ujarnya.

Ketidakpastian ini terjadi hanya beberapa bulan sebelum Piala Dunia 2026 digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Keputusan FIFA terkait pengganti Iran dinilai akan menentukan komposisi akhir peserta serta peta persaingan di Grup G.***

Advertisement
Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *