Live Murals Makassar Biennale VI 2025 Dimulai Besok, Enam Seniman Bakal Berkarya Di Depan Publik

2 menit membaca View : 79
Avatar photo
Andi Fendy
Daerah - 21 Nov 2025

Mediaraya.id – Program Live Murals sebagai bagian dari Makassar Biennale VI 2025: Revival resmi dimulai besok, Sabtu, 22 November 2025, di Nipah Park Makassar.

Melalui program ini, dinding-dinding beton di area publik tersebut akan menjadi media berkarya enam seniman dan kolektif seni rupa yang akan melukis secara langsung di hadapan pengunjung.

Enam seniman yang tampil yakni Dally Mozartdy, Iswan Bintang, Manifesto 09, Makkomikki, MGIVV, dan Kadokerr.

Mereka dihadapkan pada tantangan untuk menerjemahkan tema “Revival” atau kebangkitan dalam durasi pengerjaan yang singkat.

Berdasarkan konsep yang dibocorkan penyelenggara, masing-masing seniman membawa narasi berbeda.

Iswan Bintang melalui karyanya berjudul “Tumbuh Dari Yang Runtuh” akan menampilkan reinterpretasi badik yang dikonstruksi ulang sebagai objek penumbuh bunga mawar, menyimbolkan lahirnya kehidupan baru dari kehancuran.

Sementara itu, Kadokerr dan MGIVV mengangkat karya bertema “Bangkit Bersama” dan “Membangunkan…” yang terinspirasi dari lukisan prasejarah di Leang Karampuang.

Keduanya menggabungkan spirit prasejarah dengan isu modern, termasuk persoalan sampah plastik.

Dally Mozartdy dan Manifesto 09 menyoroti tema “Kelahiran Kembali” yang menekankan peran perempuan sebagai penjaga budaya dan lingkungan lintas generasi.

Adapun kolektif Makkomikki memilih tidak mengungkap konsep mereka lebih awal dan baru akan menampakkan idenya saat proses pengerjaan dimulai.

Keistimewaan program ini adalah hadirnya kolaborasi lintas disiplin melalui performance art oleh Asia Ramli Prapanca bersama timnya, yakni Jumaris, Angga, Lala, Yhugi Prama Saptra, Ariel Ainun Chandra, Jaya, dan Andi Taslim.

Mereka akan merespons proses pembuatan mural dengan medium sarung pada hari pertama pelaksanaan.

Manajer Artistik Makassar Biennale, Fantri Pribadi, mengajak publik hadir di hari-hari awal kegiatan untuk menyaksikan proses kreatif para seniman.

“Proses live kemungkinan paling lama tiga hari, atau lebih, setelah itu kita sudah bisa menyaksikan hasil dari karya para seniman ini. Yang menarik lainnya, kita dapat menyaksikan respons Asia Ramli Prapanca dan Tim melalui performance art merespons live mural di tanggal 22 besok,” jelasnya.

Program Live Murals berlangsung mulai 22 hingga 30 November 2025 di Nipah Park. Proses pengerjaan mural berlangsung intensif pada 22–24 November, sebelum karya tersebut dipamerkan secara utuh hingga akhir bulan.***

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *