(Ilustrasi) Pergantian kepemimpinan NasDem Sulsel dari Rusdi Masse ke Syaharuddin AlrifMediaraya.id – Dunia politik Sulawesi Selatan kembali berguncang setelah Rusdi Masse Mappasessu (RMS), tokoh politik senior dan Wakil Ketua Komisi III DPR RI, resmi mengundurkan diri dari Partai NasDem.
Keputusan ini telah dikonfirmasi lewat surat pengunduran diri yang diterima langsung oleh Ketua Umum NasDem, Surya Paloh.
Pengunduran diri ini menandai babak baru dalam peta politik di Sulsel, terutama menjelang gelaran Rakernas Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang akan digelar akhir bulan ini di Makassar.
NasDem Sulsel Ganti Kepemimpinan
Menindaklanjuti pengunduran diri RMS, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem menunjuk Syaharuddin Alrif yang juga menjabat sebagai Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) sebagai Ketua DPW NasDem Sulawesi Selatan yang baru.
Penetapan ini disahkan melalui Surat Keputusan DPP NasDem yang diserahkan di Jakarta, Jumat, 23 Januari 2026.
Syaharuddin menyatakan komitmennya untuk menjaga suara NasDem di Sulsel sekaligus memperkuat struktur partai setelah periode panjang di bawah kepemimpinan RMS.
Isu Kepindahan Rusdi Masse Ke PSI Mencuat
Sementara NasDem Sulsel bergerak cepat menata kepengurusan baru, spekulasi mengenai langkah politik Rusdi Masse selanjutnya makin kuat.
Beberapa sumber media mengungkap bahwa Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bahkan telah menyiapkan posisi strategis untuk RMS jika akhirnya bergabung dengan mereka.
Selain itu, RMS sempat terlihat bersama sejumlah elite PSI, termasuk Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep, dalam kesempatan tertentu beberapa waktu lalu yang semakin menguatkan dugaan arah baru politiknya.
Namun hingga kini, RMS sendiri belum secara resmi menyatakan partai mana yang akan dipilihnya setelah keluar dari NasDem.
Apa Artinya Bagi Peta Politik Nasional?
Keputusan RMS untuk meninggalkan partai tempat ia berkiprah bertahun-tahun bukan sekadar pergantian jabatan organisasi.
Ini bisa jadi indikator awal pergeseran kekuatan politik menjelang 2029, terutama di basis suara strategis Sulawesi Selatan.
Jika benar bergabung dengan PSI, langkah itu bisa membawa dinamika baru dalam koalisi partai di tingkat nasional, apalagi PSI sendiri sedang menyiapkan strategi besar di sejumlah daerah penting.***
Tidak ada komentar