Pekerja Proyek RS Sultan Daeng Raja Diduga Mabuk, Blokade Jalan Dan Serang Warga: Enam Pelaku Diamankan

2 menit membaca View : 225
Avatar photo
Andi Fendy
Kriminal - 30 Nov 2025

Mediaraya.id – Suasana mencekam terjadi pada Minggu dini hari, 30 November 2025, di sekitar proyek pembangunan Gedung Rumah Sakit Sultan Daeng Raja Bulukumba.

Sejumlah pekerja proyek diduga dalam kondisi mabuk melakukan aksi blokade jalan hingga menyerang warga menggunakan busur dan batu.

Kericuhan bermula ketika beberapa pekerja menutup akses jalan dan menghadang pengendara yang melintas.

Seorang kurir yang kebetulan hendak melewati jalur tersebut mengaku sempat ditahan oleh dua orang yang diduga merupakan pekerja proyek.

“Sempat na tahan dua orangki, tapi menghindarka dan saya putar balik motorku cepat, tiba-tiba kasih keluar busur,” ungkap sang kurir, dikutip dari berita-indo.id, Minggu 30 November 2025.

Setelah berusaha menghindar, pelaku justru mengejarnya. Beberapa orang lainnya ikut keluar sambil melempari batu ke arah pengendara dan warga.

Situasi semakin memanas ketika warga yang sedang duduk di depan sebuah barbershop juga menjadi sasaran lemparan.

“Warga panik karena ada beberapa orang yang membawa busur dan arahkan anak panahnya ke kami. Ada yang pakai baju putih dan hitam yang sempat membidik,” ujar salah satu warga yang menyaksikan kejadian tersebut.

Advertisement
Penerimaan Siswa Baru Sawayaka Islamic School Tahun Ajaran 2026/2027 dengan jadwal pendaftaran dan kontak informasi

Aksi saling lempar pun tidak terhindarkan, membuat suasana di sekitar proyek rumah sakit berubah tegang dan membahayakan pengguna jalan maupun warga yang tinggal di sekitar lokasi.

Beruntung, Tim Resmob Polres Bulukumba bergerak cepat setelah menerima laporan kegaduhan.

Polisi langsung mengamankan situasi dengan melepaskan beberapa tembakan peringatan, membuat para pelaku lari kocar-kacir. Tiga orang berhasil diamankan di lokasi kejadian.

Tidak berhenti di situ, berdasarkan informasi warga, polisi kemudian melakukan penyisiran di area proyek dan sekitar kompleks rumah sakit.

Hasilnya, tiga orang tambahan yang diduga terlibat berhasil diamankan.

Dengan demikian, total enam terduga pelaku kini telah berada dalam pengamanan Polres Bulukumba.

Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, tindakan para pelaku dinilai sangat membahayakan keselamatan masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap para terduga pelaku serta mendalami motif di balik tindakan brutal tersebut.***

Advertisement
Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *