Pemkab Bulukumba melalui Dinas Kesehatan menggelar advokasi dan koordinasi Tim Pembina Posyandu Era Baru untuk memperkuat pelayanan dasar masyarakat berbasis 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di seluruh desa dan kecamatan.Mediaraya.id – Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Dinas Kesehatan melaksanakan Advokasi dan Koordinasi Tim Pembina Posyandu Era Baru sebagai upaya strategis memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan dasar masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung mulai tanggal 8 hingga 12 Desember 2025 ini menghadirkan ratusan kader Posyandu dari berbagai wilayah di Bulukumba.
Pertemuan tersebut difokuskan pada penguatan fungsi Posyandu Era Baru yang kini mengemban peran lebih luas dalam enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Kegiatan ini juga menghadirkan Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bulukumba, Andi Herfida Muchtar, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah yang turut menjadi narasumber.
Kehadiran para pemangku kebijakan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendorong transformasi Posyandu di tingkat desa dan kelurahan.
Transformasi Posyandu Era Baru membawa perubahan signifikan dari fungsi sebelumnya yang berfokus pada kesehatan ibu dan anak.
Kini, Posyandu berkembang menjadi pusat layanan terpadu yang mencakup enam bidang SPM, yakni bidang kesehatan, pendidikan dan penyuluhan PAUD, kependudukan, sosial dan kesejahteraan, lingkungan hidup, serta kesejahteraan keluarga.
Saat ini, Kabupaten Bulukumba memiliki 605 Posyandu yang tersebar di seluruh wilayah.
Namun, baru 5 Posyandu atau sekitar 0,82 persen yang telah melaksanakan Posyandu Era Baru 6 SPM secara penuh.
Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi pemerintah daerah untuk mempercepat implementasi di seluruh kecamatan dan desa.
Kepala Dinas Kesehatan Bulukumba, dr. Amrullah, menyampaikan bahwa jumlah kader Posyandu di Bulukumba mencapai 3.025 orang, namun yang aktif baru sebanyak 849 kader.
Dari sisi peningkatan kapasitas, baru 35,37 persen kader yang telah mengikuti pelatihan 25 keterampilan dasar kader Posyandu Era Baru.
Melalui forum advokasi dan koordinasi ini, pemerintah daerah mendorong peningkatan kapasitas kader secara bertahap serta penguatan koordinasi lintas sektor, termasuk dengan PKK, pemerintah desa, dan fasilitas pelayanan kesehatan.
Selama beberapa hari pelaksanaan, pertemuan ini juga membahas berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan, mulai dari keterbatasan sumber daya manusia dan sarana prasarana, rendahnya angka implementasi Posyandu Era Baru, kebutuhan koordinasi lintas sektor yang lebih kuat, hingga perlunya dukungan anggaran yang berkelanjutan.
Melalui Posyandu Era Baru, Pemkab Bulukumba berupaya menghadirkan pelayanan dasar yang lebih berkualitas dengan menjadikan Posyandu sebagai pusat pelayanan masyarakat.
Posyandu Era Baru diharapkan menjadi pilar penting dalam peningkatan derajat kesehatan, pendidikan keluarga, ketahanan sosial, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat desa di Kabupaten Bulukumba.***
Tidak ada komentar