Pemkab Bulukumba menggelar Seminar Akhir Penyusunan Masterplan Smart City 2025 sebagai langkah strategis mempercepat transformasi digital dan peningkatan layanan publik berbasis teknologi.Mediaraya.id – Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian melaksanakan Seminar Akhir Penyusunan Masterplan Smart City Kabupaten Bulukumba Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Ruangan Kahayya, Gedung Pinisi, Jumat, 12 Desember 2025.
Seminar akhir tersebut menjadi tahapan penting dalam penyelesaian dokumen Masterplan Smart City sebagai wujud komitmen Pemkab Bulukumba untuk mempercepat transformasi digital.
Melalui masterplan ini, pemerintah daerah menargetkan peningkatan kualitas layanan publik sekaligus penguatan tata kelola pemerintahan berbasis teknologi informasi.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bulukumba, Andi Uke Indah Permatasari, dalam laporannya menyampaikan bahwa penyusunan masterplan ini merupakan langkah strategis dalam menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan kebijakan nasional terkait pengembangan kota cerdas dan digitalisasi pelayanan masyarakat.
“Masterplan Smart City ini diharapkan menjadi pedoman strategis bagi seluruh perangkat daerah dan stakeholder dalam mengembangkan inovasi berbasis teknologi yang terintegrasi, efektif, dan berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan daya saing daerah,” ungkapnya.
Penyusunan Masterplan Smart City Kabupaten Bulukumba dilakukan melalui kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Bulukumba dengan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (KOMDIGI RI).
Kerja sama ini mengarahkan pengembangan daerah pada enam dimensi utama, yakni Smart Governance, Smart Branding, Smart Economy, Smart Living, Smart Society, dan Smart Environment.
Pada seminar akhir tersebut, Dr. Farid Subkhan M.E., M.DEV., selaku tim penyusun dari Vocasia, memaparkan hasil penyusunan keenam dimensi smart city.
Paparan tersebut mencakup rekomendasi kebijakan, program prioritas, roadmap implementasi, hingga analisis kesiapan daerah dalam menerapkan konsep kota cerdas.
Farid Subkhan mengatakan, penyusunan Smart City ini menghasilkan empat Buku yaitu Analisis Strategi Daerah, Masterplan Smart City, Executive Summary, dan Quick Win Smart City.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur, di antaranya Sekretaris Daerah Bulukumba Muh Ali Saleng, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bulukumba Andi Pangeran, para pimpinan perangkat daerah, akademisi, mitra pembangunan, serta pemangku kepentingan lintas sektor.
Sebagai informasi, forum seminar akhir ini menjadi ruang finalisasi dokumen melalui masukan dari berbagai pihak sebelum Masterplan Smart City Kabupaten Bulukumba ditetapkan sebagai pedoman resmi pembangunan daerah berbasis smart city.
Dokumen tersebut selanjutnya akan dituangkan dalam Peraturan Bupati Bulukumba.***
Tidak ada komentar