Reses Fatinah Qauliyah, Mesin Jahit Hingga Lampu Jalan Disuarakan Warga BTN Bayu Perdana

3 menit membaca View : 131
Avatar photo
Andi Fendy
Daerah - 11 Feb 2026

Mediaraya.id – Anggota DPRD Kabupaten Bulukumba Fatinah Qauliyah dari Partai Persatuan Pembangunan melaksanakan Reses DPRD Bulukumba Masa Persidangan II Tahun 2025/2026 pada Rabu, 11 Februari 2026.

Kegiatan reses DPRD Bulukumba tersebut digelar di BTN Bayu Perdana 5, Desa Paenre Lompoe, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba.

Reses DPRD Bulukumba yang dipimpin Fatinah Qauliyah tersebut dihadiri Bendahara Desa Paenre Lompoe, Ihwana, yang mewakili Kepala Desa, bersama tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, serta warga setempat.

Agenda reses DPRD Bulukumba tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari penyerapan aspirasi Daerah Pemilihan II yang mencakup Kecamatan Gantarang dan Kecamatan Kindang.

Melalui kegiatan reses DPRD Bulukumba, aspirasi masyarakat Desa Paenre Lompoe dihimpun secara langsung untuk kemudian diperjuangkan pada pembahasan di lembaga legislatif daerah.

Kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat dinilai sebagai ruang penyampaian kebutuhan pembangunan secara terbuka.

Apresiasi Pemerintah Desa

Dalam sambutannya, Ihwana menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan reses DPRD Bulukumba di wilayah Desa Paenre Lompoe.

Permohonan maaf dari Kepala Desa juga disampaikan karena berhalangan hadir akibat agenda lain.

“Atas nama Pemerintah Desa Paenre Lompoe, kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Dewan yang telah melaksanakan kegiatan reses di BTN Bayu Perdana 5. Kami berharap kehadiran beliau dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan keluh kesah secara langsung,” ujarnya.

Komitmen Wakil Rakyat

Pada kesempatan tersebut, Fatinah Qauliyah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada masyarakat yang hadir pada kegiatan reses DPRD Bulukumba.

Advertisement
Penerimaan Siswa Baru Sawayaka Islamic School Tahun Ajaran 2026/2027 dengan jadwal pendaftaran dan kontak informasi

Komitmen untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat kembali ditegaskan.

“Reses ini adalah momentum untuk menyerap dan menampung aspirasi masyarakat. Saya tidak mungkin berdiri di sini tanpa dukungan ta semua. Amanah ini adalah tanggung jawab yang harus saya perjuangkan, terutama untuk kesejahteraan masyarakat Bulukumba,” ungkapnya.

Upaya memperjuangkan kepentingan masyarakat disebut akan terus dilakukan, terutama yang berkaitan dengan kemaslahatan bersama dan kebutuhan dasar warga.

Aspirasi Warga BTN Bayu Perdana 5

Pada sesi dialog, aspirasi masyarakat disampaikan oleh Hikma yang mewakili tokoh perempuan.

Permintaan bantuan mesin jahit bagi ibu-ibu, perbaikan jalan dan drainase, serta pengadaan lampu jalan di kawasan BTN Bayu Perdana 5 disampaikan sebagai kebutuhan mendesak lingkungan.

Menanggapi aspirasi tersebut, Fatinah Qauliyah menyarankan penyusunan proposal bantuan mesin jahit agar dapat difasilitasi ke dinas terkait.

“Silakan dibuatkan proposalnya, nanti saya bantu fasilitasi ke dinas terkait. InsyaAllah akan saya perjuangkan,” jelasnya.

Terkait perbaikan jalan dan drainase, koordinasi dengan pengembang BTN serta Dinas Pekerjaan Umum disebut akan dilakukan.

Peninjauan langsung lokasi pengadaan lampu jalan juga direncanakan agar penanganan dapat dilakukan secara tepat.

“Untuk lampu jalan, saya akan melihat langsung titik-titik yang membutuhkan agar bisa segera ditindaklanjuti,” tambahnya.

Kegiatan reses DPRD Bulukumba tersebut berlangsung dalam suasana dialog interaktif dan diharapkan dapat menjadi penghubung komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat dalam mendorong pembangunan daerah.***

Advertisement
Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *