Target Indeks SPBE 2026 Ditetapkan, Pemkab Gowa Gelar Sosialisasi SPBE

3 menit membaca View : 8
Avatar photo
Andi Fendy
Daerah - 24 Jan 2026

Mediaraya.id – Sosialisasi Pengisian Formulir Reviu Arsitektur dan Peta Rencana Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Kabupaten Gowa digelar oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Gowa secara virtual di Peace Room Kantor Bupati Gowa, Kamis (22/1/2026).

Kegiatan Sosialisasi SPBE Kabupaten Gowa tersebut diselenggarakan sebagai upaya penyamaan persepsi dan pemahaman seluruh perangkat daerah terkait pengisian formulir survei SPBE sesuai ketentuan pendamping penyusunan arsitektur dan peta rencana SPBE, yakni Digitama.

Pelaksanaan sosialisasi SPBE ini dipimpin oleh Plt Kepala Dinas KominfoSP Gowa, Andi Tenriwati Tahri, dengan penekanan pada pentingnya akurasi data dalam mendukung penyusunan Arsitektur dan Peta Rencana SPBE Kabupaten Gowa.

Instrumen Utama Penyusunan Arsitektur SPBE

Disampaikan oleh Andi Tenriwati Tahri, data hasil survei SPBE akan digunakan sebagai instrumen utama dalam penyusunan Arsitektur dan Peta Rencana SPBE Kabupaten Gowa serta memotret kondisi eksisting implementasi SPBE di seluruh SKPD.

“Data hasil survei ini akan menjadi instrumen utama dalam penyusunan Arsitektur dan Peta Rencana SPBE Kabupaten Gowa, sekaligus memotret kondisi eksisting implementasi SPBE di seluruh SKPD. Aspek yang dikaji meliputi layanan, aplikasi, infrastruktur, tata kelola, serta data dan informasi,” ungkapnya.

Pentingnya pengisian formulir survei SPBE secara tepat dan menyeluruh turut ditegaskan agar data yang diperoleh dapat dimanfaatkan secara optimal dalam perencanaan pemerintahan digital.

Validitas Data Jadi Penentu

Penekanan terhadap validitas dan konsistensi data kembali disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Seluruh OPD diminta mengisi data sesuai kondisi riil masing-masing perangkat daerah.

“Kami ingin data yang akurat, konsisten, dan faktual sesuai kondisi rill di OPD masing-masing, lengkap dan konsisten, serta selaras dengan tugas dan fungsi perangkat daerah dan dokumen perencanaan yang dimiliki,” jelasnya.

Validasi data SPBE tersebut dinilai memiliki peran penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan berbasis digital yang terintegrasi.

Indeks SPBE Kabupaten Gowa Diulang Dari Nol

Dijelaskan pula bahwa penyusunan SPBE tahun ini mengalami penetapan ulang atau zeroing indeks SPBE nasional.

Kabupaten Gowa yang pada tahun 2024 memiliki indeks SPBE sebesar 3,62 akan memulai kembali penghitungan dari angka nol.

“Kita mulai dari awal lagi, dan target kita sejalan dengan target nasional, yakni indeks 1,6 untuk tahun 2026,” tambahnya.

Partisipasi aktif seluruh SKPD diharapkan dapat mempercepat pencapaian target indeks SPBE tersebut.

Menuju Pemerintahan Digital Terintegrasi

Harapan disampaikan agar seluruh SKPD terlibat aktif dalam proses pengumpulan dan validasi data SPBE guna mendukung Kabupaten Gowa sebagai daerah strategis menuju Pemerintahan Digital (PEMDI).

“Transformasi digital ini mampu meningkatkan kinerja birokrasi, memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis data, dan menjadi fondasi untuk mewujudkan visi Kabupaten Gowa sebagai daerah dengan tata kelola pemerintahan digital yang adaptif dan inovatif,” pungkasnya.

Rapat koordinasi tersebut diikuti oleh seluruh Kasubag Perencanaan lingkup Pemkab Gowa, perwakilan Kecamatan Somba Opu, serta pemateri Mahardika dari Digitama.***

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *