• Selasa, 18 Agustus 2026

Wabup Bulukumba Ajak Pemuda Jadi Pelopor Gerakan Bersih Dan Lestari Sungai

Photo Author
Andi Fendy, Mediaraya.id
- Minggu, 9 Agustus 2026 | 20:07 WIB
Wakil Bupati Bulukumba Andi Edy Manaf saat membuka Dialog Nasional Aksi Pemuda dalam Menjaga Sungai Nusantara dalam rangkaian Festival 3 Sungai di Gedung Pinisi Bulukumba, Minggu (9/8/2026).
Wakil Bupati Bulukumba Andi Edy Manaf saat membuka Dialog Nasional Aksi Pemuda dalam Menjaga Sungai Nusantara dalam rangkaian Festival 3 Sungai di Gedung Pinisi Bulukumba, Minggu (9/8/2026).

MEDIARAYA.ID - Wakil Bupati Bulukumba, Andi Edy Manaf, mengajak generasi muda mengambil peran aktif sebagai pelopor dalam menjaga kebersihan dan kelestarian sungai di Kabupaten Bulukumba.

Ajakan tersebut disampaikan Andi Edy Manaf saat membuka Dialog Nasional Aksi Pemuda dalam Menjaga Sungai Nusantara, yang menjadi bagian dari rangkaian Festival 3 Sungai, di Aula Kahayya, Lantai 4 Gedung Pinisi Bulukumba, Minggu (9/8/2026).

Menurut Andi Edy, kegiatan tersebut menjadi ruang penting untuk membangun kepedulian generasi muda terhadap keberlangsungan lingkungan, khususnya ekosistem sungai yang memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bulukumba, kami memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada segenap panitia yang telah memiliki kepedulian untuk menyelenggarakan kegiatan ini,” kata Andi Edy.

Pemuda Dinilai Punya Peran Strategis

Andi Edy mengatakan perkembangan teknologi dan kehidupan masyarakat yang semakin digital tidak boleh membuat kepedulian generasi muda terhadap lingkungan semakin berkurang.

Sebaliknya, kemajuan teknologi dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperluas gerakan pelestarian lingkungan.

Karena itu, ia menilai keterlibatan pemuda menjadi salah satu faktor strategis dalam membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga sungai.

Ia berharap Festival 3 Sungai dan Dialog Nasional Aksi Pemuda mampu meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus mendorong keterlibatan aktif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian tiga sungai di Bulukumba.

Menurutnya, gerakan menjaga sungai tidak harus selalu dimulai melalui aksi besar.

Perubahan dapat dibangun dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.

“Saya yakin bahwa perubahan besar dalam menjaga lingkungan dapat dimulai dari gerakan kecil yang dilakukan secara konsisten. Tidak membuang sampah dan limbah di bantaran sungai merupakan salah satu langkah untuk turut serta menjaga kelestarian sungai kita,” ujarnya.

Pemuda Didorong Jadi Penggerak Edukasi Lingkungan

Pemerintah Kabupaten Bulukumba, kata Andi Edy, akan terus memberikan dukungan terhadap inovasi dan kreativitas generasi muda dalam gerakan pelestarian lingkungan.

Ia berharap pemuda tidak hanya menjadi pelopor gerakan bersih sungai, tetapi juga mengambil peran lebih luas sebagai penggerak edukasi lingkungan, pengawas partisipatif, pengembang inovasi pengelolaan sampah hingga komunikator lingkungan.

Peran tersebut dinilai semakin penting di tengah tingginya penggunaan teknologi digital dan media sosial di kalangan generasi muda.

“Pemerintah akan selalu memberikan dukungan terhadap inovasi dan kreativitas generasi muda kita untuk menjadi pelopor gerakan bersih sungai, penggerak edukasi lingkungan, pengawas partisipatif, mengembangkan inovasi pengelolaan sampah sekaligus sebagai komunikator yang menyebarkan kesadaran menjaga lingkungan melalui teknologi dan media sosial,” tutur Andi Edy.

Dengan kemampuan tersebut, generasi muda diharapkan mampu mengubah kepedulian lingkungan menjadi gerakan yang lebih luas dan melibatkan masyarakat.

Sungai Harus Dijaga Untuk Generasi Mendatang

Andi Edy mengingatkan bahwa sungai bukan hanya memiliki manfaat bagi masyarakat saat ini. Keberadaannya juga berkaitan erat dengan keberlangsungan kehidupan generasi mendatang.

Karena itu, menjaga sungai tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah.

Masyarakat, komunitas, dunia pendidikan, dunia usaha dan generasi muda memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga lingkungan.

“Kita semua harus memastikan bahwa sungai kita tetap menjadi sumber kehidupan bagi generasi hari ini dan generasi yang akan datang,” katanya.

Dialog Nasional Diharapkan Berujung Aksi Nyata

Lebih jauh, Andi Edy berharap Dialog Nasional Aksi Pemuda dalam Menjaga Sungai Nusantara tidak berhenti sebagai forum bertukar gagasan.

Ia mendorong agar berbagai ide dan rekomendasi yang muncul dalam forum tersebut dapat diterjemahkan menjadi program serta aksi nyata di lapangan.

Menurutnya, dialog nasional tersebut harus menjadi momentum untuk menyatukan visi dan misi berbagai pihak dalam menjaga kelestarian sungai di Bulukumba.

“Olehnya itu, melalui forum dialog nasional ini akan menjadi momentum yang sangat penting untuk menyatukan visi dan misi kita demi menjaga kelestarian sungai kita,” ujarnya.

Ia menegaskan keberhasilan kegiatan tidak cukup hanya diukur dari tersusunnya rekomendasi.

Hal yang lebih penting adalah sejauh mana rekomendasi tersebut dapat diwujudkan melalui gerakan bersama.

“Harapan saya kegiatan ini tidak hanya berhenti pada diskusi dan menghasilkan rekomendasi di atas kertas semata, tetapi harus ada perwujudan dan peran nyata yang akan kita lakukan bersama untuk kelestarian lingkungan sungai,” pungkas Andi Edy.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Andi Fendy

Tags

Terkini

X