Wabup Bulukumba Buka Porseni PPPK, 2800 ASN Hadir

3 menit membaca View : 24
Avatar photo
Andi Fendy
Daerah - 15 Mei 2026

Mediaraya.id – Langit Ujung Loe dipenuhi riuh yel-yel dan warna-warni atribut kecamatan.

Ribuan guru PPPK dan tenaga kependidikan dari seluruh penjuru Kabupaten Bulukumba memadati lokasi pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Guru PPPK ke-3 tingkat kabupaten, Kamis, 14 Mei 2026.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Andi Edy Manaf itu dihadiri sekitar 2.800 ASN PPPK.

Momentum tahunan tersebut tak hanya menjadi ajang olahraga dan seni, tetapi juga ruang mempererat solidaritas antarguru dan tenaga kependidikan di tengah tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.

Semangat Kebersamaan Warnai Pembukaan Porseni PPPK

Suasana di Kecamatan Ujung Loe terlihat berbeda.

Barisan peserta dari berbagai kecamatan datang dengan atribut khas masing-masing.

Ada yang membawa spanduk, ada pula yang tampil kompak dengan seragam bernuansa daerah.

Tepuk tangan dan sorak dukungan terus terdengar sepanjang acara pembukaan berlangsung.

Atmosfer kekeluargaan begitu terasa di antara para ASN PPPK yang selama ini lebih banyak disibukkan dengan aktivitas belajar mengajar di sekolah.

Dalam sambutannya, Andi Edy Manaf menyebut Porseni PPPK 2026 sebagai momentum penting untuk menjaga kekompakan aparatur pendidikan di Bulukumba.

“Porseni ini bukan hanya soal menang atau kalah dalam perlombaan, tetapi bagaimana kita membangun kekompakan, mempererat silaturahmi, dan menjaga semangat kebersamaan sebagai pelayan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan ASN PPPK memiliki posisi strategis dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan daerah.

Karena itu, semangat solidaritas harus terus dipelihara agar pelayanan pendidikan semakin optimal.

“ASN PPPK memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Bulukumba. Karena itu, solidaritas dan kekompakan antarpegawai harus terus dijaga agar pelayanan pendidikan semakin optimal,” tambahnya.

Porseni Jadi Ruang Silaturahmi Guru PPPK

Bagi banyak peserta, kegiatan ini bukan sekadar perlombaan.

Porseni juga menjadi ruang bertemu kembali dengan rekan-rekan sesama guru dari kecamatan lain yang jarang berinteraksi secara langsung.

Di sela acara pembukaan, para peserta tampak saling menyapa, berfoto bersama, hingga meneriakkan yel-yel dukungan untuk kontingen masing-masing.

Nuansa kompetisi terasa hangat tanpa meninggalkan semangat persaudaraan.

Advertisement

Ketua Panitia Porseni PPPK Guru 2026, Suherman, mengatakan kegiatan tersebut memang dirancang untuk mempererat hubungan antarguru dan tenaga kependidikan.

“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat untuk kesuksesan kegiatan ini, termasuk Pemda Bulukumba, Dinas Pendidikan dan seluruh jajarannya,” katanya.

Ia menilai, kebersamaan yang dibangun melalui kegiatan nonformal seperti Porseni dapat berdampak positif terhadap koordinasi dan semangat kerja para ASN PPPK di lingkungan pendidikan.

Dukungan Pemerintah Dan Tokoh Pendidikan

Pelaksanaan Porseni PPPK Bulukumba 2026 juga mendapat dukungan penuh dari berbagai unsur pemerintah dan organisasi pendidikan.

Sejumlah pejabat dan tokoh pendidikan turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kabid Ketenagaan Dinas Pendidikan, Ketua PGRI, Ketua K3S, MKKS SD dan SMP, kepala sekolah, pengawas sekolah, anggota DPRD, camat, hingga Kapolsek Ujung Loe.

Kehadiran mereka memperlihatkan bahwa penguatan solidaritas ASN PPPK menjadi perhatian bersama, terutama dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan di daerah.

Selain menjadi ajang hiburan dan kompetisi sehat, kegiatan ini juga dinilai penting untuk menjaga kesehatan jasmani dan kreativitas para guru di tengah padatnya aktivitas pendidikan.

Antusiasme Tinggi Jadi Energi Baru Dunia Pendidikan

Tingginya antusiasme peserta menjadi gambaran bahwa ASN PPPK di Bulukumba memiliki semangat kolektif yang kuat.

Di tengah tuntutan kerja dan tanggung jawab sebagai tenaga pendidik, kegiatan seperti Porseni memberi ruang penyegaran sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap profesi.

Pemerintah daerah berharap kegiatan serupa terus berlanjut dan menjadi tradisi positif dalam membangun budaya kerja yang sehat, solid, dan produktif di lingkungan pendidikan Kabupaten Bulukumba.

Dengan ribuan peserta yang terlibat, Porseni PPPK 2026 bukan hanya menjadi agenda tahunan biasa, melainkan simbol kebersamaan guru dan tenaga kependidikan dalam mendukung masa depan pendidikan daerah yang lebih baik.***

Advertisement
Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS