Bapperida Bulukumba melaksanakan Sosialisasi dan Bimtek SIMONDE untuk memperkuat integrasi monitoring dan evaluasi pembangunan daerah berbasis digital.Mediaraya.id – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Bulukumba menggelar Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Aplikasi Integrasi Monitoring dan Evaluasi Pembangunan Daerah (SIMONDE).
Kegiatan ini berlangsung di DellPizza, Kelurahan Caile, Kecamatan Ujung Bulu, Selasa (18/11/2025).
Kegiatan strategis ini merupakan bagian dari Aksi Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan XVIII oleh Taty Haryati, Kabid Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah Bapperida Bulukumba.
Aksi perubahan ini mendapat dukungan penuh dari Kepala Bapperida Bulukumba, A. Irma Darmayanti, ST, MM, yang bertindak sebagai mentor pada program tersebut.
Ia menegaskan bahwa SIMONDE menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan daerah berjalan lebih terukur dan transparan.
“Inovasi SIMONDE menjadi solusi konkret atas tantangan manajemen pembangunan daerah. Aplikasi ini memperkuat akuntabilitas Bapperida dan Pemkab Bulukumba secara keseluruhan,” tegas Irma.
Kegiatan ini dihadiri 100 peserta yang terdiri dari Kasubag Program, pelaksana pelaporan, dan operator dari 28 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta 10 kecamatan se-Kabupaten Bulukumba.
Pelaksanaan kegiatan dibagi dalam dua sesi utama:
1. Sesi Sosialisasi
Tema: “Integrasi Monitoring dan Evaluasi Pembangunan Daerah menuju transformasi tata kelola pemerintahan berbasis digitalisasi.”
Pada sesi ini dijelaskan urgensi peralihan dari sistem pelaporan manual menuju digital yang menghadirkan data lebih akurat dan real-time.
2. Sesi Bimbingan Teknis
Tema: “Tata cara pengoperasian aplikasi SIMONDE dalam pelaporan monev pembangunan daerah.”
Peserta dipandu menginput data perencanaan, realisasi fisik, dan keuangan langsung melalui sistem.
Menurut Taty Haryati, SIMONDE dirancang untuk mengintegrasikan seluruh data pembangunan mulai dari tahap perencanaan hingga evaluasi.
“Tujuannya adalah efisiensi birokrasi, mengurangi beban administratif perangkat daerah, serta menyediakan basis data yang valid untuk pengambilan keputusan pimpinan,” jelasnya.
Kegiatan ditutup dengan deklarasi komitmen para operator untuk mengimplementasikan SIMONDE secara penuh pada tahun 2025.
Langkah ini diharapkan memperkuat tata kelola pembangunan yang lebih transparan, terukur, dan akuntabel di Kabupaten Bulukumba.***
Tidak ada komentar