• Selasa, 18 Agustus 2026

Pemkab Bulukumba Dan Perseroda Bangun Ekosistem Investasi Agribisnis Modern

Photo Author
Andi Fendy, Mediaraya.id
- Rabu, 3 Juni 2026 | 16:05 WIB
Pemkab Bulukumba bersama PT Pinisi Citra Bulukumba (Perseroda) dan FamFresh Industries menggelar Workshop Membangun Ekosistem Investasi Agribisnis di Gedung Pinisi, Rabu (3/6/2026).
Pemkab Bulukumba bersama PT Pinisi Citra Bulukumba (Perseroda) dan FamFresh Industries menggelar Workshop Membangun Ekosistem Investasi Agribisnis di Gedung Pinisi, Rabu (3/6/2026).

Mediaraya.id - Upaya memperkuat investasi agribisnis Bulukumba memasuki babak baru.

Pemerintah Kabupaten Bulukumba bersama PT Pinisi Citra Bulukumba (Perseroda) dan FamFresh Industries mulai merumuskan langkah konkret untuk membangun ekosistem investasi yang mampu menggerakkan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Workshop Membangun Ekosistem Investasi Agribisnis di Kabupaten Bulukumba yang berlangsung di Ruang Kahayya, Gedung Pinisi, Rabu (3/6/2026).

Forum ini mempertemukan pemerintah, investor, akademisi, dan pelaku usaha dalam satu meja untuk membahas masa depan sektor agribisnis daerah.

Kegiatan yang mengusung tema “Bersama Membangun Bulukumba yang Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan” itu menjadi momentum penting dalam membuka peluang investasi baru yang berbasis pada potensi unggulan lokal.

Potensi Besar Bulukumba Menarik Minat Investor

Direktur PT Pinisi Citra Bulukumba (Perseroda), Zulkifli Saiyye, menegaskan bahwa kerja sama dengan FamFresh Industries merupakan bagian dari strategi mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan agribisnis yang terintegrasi.

Menurutnya, Bulukumba memiliki kekuatan besar pada sektor pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikanan.

Potensi tersebut selama ini telah menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat, namun masih membutuhkan sentuhan investasi agar menghasilkan nilai tambah yang lebih tinggi.

"Potensi yang dimiliki Bulukumba harus dioptimalkan sehingga tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD)," ujarnya.

Suasana workshop berlangsung dinamis. Berbagai gagasan dan masukan dari peserta mengalir untuk memetakan peluang investasi yang paling realistis dan berdampak langsung terhadap masyarakat.

Empat Sektor Unggulan Jadi Prioritas Pengembangan

Perwakilan FamFresh Industries, Adi Wirawan, menilai Bulukumba memiliki sumber daya yang sangat potensial untuk dikembangkan melalui pendekatan agribisnis dari hulu hingga hilir.

Empat sektor utama yang menjadi fokus pengembangan meliputi perikanan, pertanian, perkebunan, dan peternakan.

Sektor-sektor tersebut dinilai memiliki peluang besar dalam meningkatkan produktivitas daerah sekaligus menciptakan lapangan kerja baru.

Adi mengungkapkan pihaknya akan memanfaatkan forum tersebut untuk menggali informasi langsung dari berbagai pemangku kepentingan sebelum menentukan arah investasi yang paling tepat.

"Izin pak bupati, satu dua tiga hari ini, kami ingin coba menggali informasi sebanyak-banyaknya dari bapak/ibu peserta workshop, sehingga kami bisa tahu kira-kira kami berinvestasi di area yang mana," ungkap Adi Wirawan selaku Business Development FamFresh Industries.

Hasil diskusi dalam workshop ini selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui penyusunan peta jalan investasi yang terukur dan berkelanjutan.

Bupati Minta Investasi Tidak Berhenti Sebagai Wacana

Bupati Bulukumba, Andi Muhtar Ali Yusuf, memberikan apresiasi atas inisiatif PT Pinisi Citra Bulukumba (Perseroda) yang menghadirkan ruang dialog strategis antara pemerintah dan calon investor.

Menurutnya, Bulukumba memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah.

Namun, potensi tersebut tidak akan memberikan manfaat maksimal jika tidak dikelola secara profesional dan didukung investasi yang sehat.

Ia mengingatkan agar seluruh gagasan yang lahir dalam workshop tidak berhenti pada tataran konsep semata.

"Jangan hanya menjadi konsep di atas kertas, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat," tegas Andi Utta.

Pemerintah Kabupaten Bulukumba, lanjutnya, berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui kemudahan berusaha dan dukungan terhadap investor yang mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat.

Menuju Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru Di Sulawesi Selatan

Kerja sama antara FamFresh Industries dan PT Pinisi Citra Bulukumba (Perseroda) dipandang sebagai langkah awal membangun model kemitraan produktif yang dapat mempercepat transformasi sektor agribisnis daerah.

Lebih dari sekadar forum diskusi, workshop ini menjadi ruang untuk menyatukan visi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam memanfaatkan potensi lokal secara berkelanjutan.

Jika rekomendasi yang dihasilkan dapat segera diimplementasikan, Bulukumba berpeluang memperkuat posisi sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sulawesi Selatan.

Dampaknya tidak hanya terlihat pada peningkatan investasi, tetapi juga pada terbukanya lapangan kerja, meningkatnya pendapatan masyarakat, dan tumbuhnya sektor usaha berbasis sumber daya lokal.

Keberhasilan program ini akan sangat bergantung pada konsistensi kolaborasi seluruh pihak dalam mengawal realisasi investasi hingga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Andi Fendy

Tags

Terkini

X