Staf Khusus Gubernur Sulawesi Selatan, Rahmat, menyerahkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kepada warga korban kebakaran yang menghanguskan 12 rumah di Kelurahan Terang-Terang, Kecamatan Ujung Bulu, Bulukumba, Sabtu (25/4/2026).Mediaraya.id – Bantuan korban kebakaran Bulukumba akhirnya disalurkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Sosial kepada warga yang terdampak musibah kebakaran hebat di Kelurahan Terang-Terang, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Staf Khusus Gubernur Sulawesi Selatan, Rahmat, pada Sabtu, 25 April 2026, sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap warga yang kehilangan tempat tinggal akibat peristiwa tragis tersebut.
Musibah kebakaran yang menghanguskan 12 unit rumah itu meninggalkan luka mendalam bagi para korban.
Peristiwa yang terjadi pada Rabu siang, 4 Maret 2026, di kawasan padat penduduk Jalan Diponegoro itu memaksa puluhan warga kehilangan harta benda dalam hitungan menit.
Kebakaran Hebat Hanguskan 12 Rumah Di Ujung Bulu
Api dengan cepat membesar di tengah padatnya permukiman warga.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik yang kemudian merambat ke rumah-rumah lain.
Dalam insiden tersebut, sedikitnya 12 unit rumah ludes terbakar.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, dampaknya sangat besar.
Sebanyak 42 warga terpaksa mengungsi dan harus bertahan dengan kondisi serba terbatas.
Kerugian materiil diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
Selain kehilangan tempat tinggal, warga juga kehilangan peralatan rumah tangga, dokumen penting, hingga kebutuhan pokok sehari-hari.
Kebutuhan paling mendesak saat itu adalah air bersih, perlengkapan dapur, dan bantuan logistik untuk bertahan hidup pascakebakaran.
Pemprov Sulsel Hadir Untuk Korban Kebakaran Bulukumba
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bergerak cepat melalui Dinas Sosial untuk menyalurkan bantuan kepada para korban.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
Staf Khusus Gubernur Sulawesi Selatan, Rahmat, hadir di lokasi untuk memastikan bantuan sampai kepada warga yang membutuhkan.
Kehadiran pemerintah tidak hanya membawa bantuan material, tetapi juga memberi kekuatan moral bagi para korban yang masih berupaya bangkit dari trauma kehilangan rumah dan harta benda.
Bantuan korban kebakaran Bulukumba ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov Sulsel dalam merespons cepat berbagai musibah sosial yang terjadi di tengah masyarakat.
Tangis Haru Korban: Terima Kasih Bapak Gubernur
Di tengah suasana haru, salah satu korban bernama Asri tak kuasa menahan air mata saat menerima bantuan tersebut.
Dengan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, atas perhatian yang diberikan kepada warga terdampak.
“Terima kasih atas kepedulian bapak Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, kami mendoakan agar bapak Gubernur sebantiasa sehat selalu,” katanya saat berbicara kepada Staf Khusus Gubernur, Sabtu, 25 April 2026.
Ucapan itu menggambarkan betapa besar arti kehadiran pemerintah bagi masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.
Bagi korban, bantuan bukan hanya soal barang, tetapi juga rasa bahwa mereka tidak sendiri.
Pemprov Sulsel Aktif Dalam Penanganan Sosial Kemasyarakatan
Diketahui, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan selama ini aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, terutama saat masyarakat menghadapi bencana maupun musibah.
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman bersama Wakil Gubernur juga dikenal kerap turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi warga dan memastikan penanganan berjalan maksimal.
Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan publik sekaligus memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran.
Bagi warga Bulukumba, perhatian seperti ini menjadi penguat untuk kembali menata kehidupan setelah musibah besar yang mereka alami.
Pemulihan tentu tidak bisa selesai dalam sehari. Namun, kehadiran pemerintah dan solidaritas sosial menjadi langkah awal penting agar para korban bisa kembali bangkit dan menatap masa depan dengan harapan baru.***
Tidak ada komentar