Dua Kapolda Di Sulawesi Diganti, Ini Daftar Pejabat Barunya

3 menit membaca View : 64
Avatar photo
Andi Fendy
Daerah - 09 Mei 2026

Mediaraya.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan rotasi besar di tubuh Polri.

Dalam mutasi terbaru yang tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/960/V/KEP./2026 tertanggal 7 Mei 2026, dua wilayah di Sulawesi turut mengalami pergantian pimpinan kepolisian daerah.

Kapolda Sulawesi Utara dan Kapolda Sulawesi Tengah resmi berganti.

Pergeseran jabatan ini menjadi bagian dari penyegaran organisasi sekaligus regenerasi kepemimpinan di lingkungan Polri.

Mutasi Polri 2026 tersebut langsung menjadi perhatian publik di kawasan Indonesia Timur, terutama karena kedua wilayah memiliki tantangan keamanan dan sosial yang cukup dinamis.

Brigjen Nasri Resmi Jadi Kapolda Sulteng

Salah satu nama yang paling menyita perhatian adalah Brigjen Nasri.

Perwira tinggi yang sebelumnya menjabat Wakapolda Sulawesi Selatan itu resmi dipercaya menjadi Kapolda Sulawesi Tengah.

Brigjen Nasri menggantikan Irjen Endi Sutendi yang dimutasi sebagai perwira tinggi Polda Sulawesi Tengah.

Penunjukan Brigjen Nasri dinilai menjadi langkah strategis Polri dalam memperkuat kepemimpinan di wilayah Sulawesi Tengah.

Selama ini, daerah tersebut dikenal memiliki tantangan keamanan yang kompleks, mulai dari penanganan konflik sosial hingga penguatan keamanan wilayah terpencil.

Pengalaman Brigjen Nasri di jajaran Polda Sulawesi Selatan disebut menjadi modal penting dalam menjalankan tugas barunya.

Di internal kepolisian, mutasi ini juga dipandang sebagai bentuk regenerasi kepemimpinan yang terus dilakukan Polri untuk menjaga profesionalisme institusi.

Dirtipidsiber Bareskrim Jadi Kapolda Sulut

Selain Sulawesi Tengah, pergantian juga terjadi di Polda Sulawesi Utara.

Kapolda Sulawesi Utara Irjen Didik Agung Widjanarko dimutasi menjadi perwira tinggi Polda Sulawesi Utara.

Sebagai penggantinya, Kapolri menunjuk Brigjen Himawan Bayu Aji yang sebelumnya menjabat Dirtipidsiber Bareskrim Polri.

Advertisement

Penunjukan Brigjen Himawan Bayu Aji menarik perhatian karena latar belakangnya yang kuat di bidang penanganan kejahatan siber.

Di tengah meningkatnya ancaman kejahatan digital, kehadiran sosok dengan pengalaman di bidang siber dianggap relevan untuk memperkuat pengamanan di wilayah Sulawesi Utara.

Mutasi Kapolda Sulut ini sekaligus menunjukkan arah kebijakan Polri yang mulai memberi perhatian besar terhadap ancaman keamanan berbasis teknologi.

Mutasi Polri Jadi Bagian Penyegaran Organisasi

Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan proses alamiah dalam organisasi kepolisian.

“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang alamiah dalam organisasi Polri. Ini menjadi bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta upaya meningkatkan profesionalisme personel dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis,” ujarnya dikutip dari CNN Indonesia.

Menurut dia, pergantian jabatan di tubuh Polri diharapkan mampu memperkuat pelayanan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan adaptasi organisasi terhadap perkembangan situasi keamanan nasional.

Bagi masyarakat Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah, pergantian Kapolda ini membawa harapan baru terhadap peningkatan pelayanan kepolisian, penegakan hukum, dan stabilitas keamanan daerah.

Dalam waktu dekat, publik diperkirakan akan menantikan langkah awal kedua Kapolda baru tersebut dalam membangun komunikasi dengan masyarakat serta menyusun prioritas kerja di wilayah masing-masing.***

Advertisement
Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS