Bontotiro Masuk Tiga Besar Kurban Sapi Terbanyak Di Bulukumba

3 menit membaca View : 4
Avatar photo
Andi Fendy
Daerah - 25 Mei 2026

Mediaraya.id – Suasana menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H di Kabupaten Bulukumba tahun ini terasa lebih semarak.

Data terbaru dari Kantor Kementerian Agama Bulukumba menunjukkan jumlah hewan kurban mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Berdasarkan rekap data dari Kantor Urusan Agama (KUA) di 10 kecamatan, total hewan kurban warga Bulukumba pada 2026 mencapai 1.936 ekor.

Jumlah itu terdiri dari 1.883 ekor sapi dan 523 ekor kambing.

Angka tersebut meningkat dibanding tahun 2025 yang tercatat sebanyak 1.684 ekor hewan kurban.

Kenaikan ini menjadi sinyal membaiknya partisipasi masyarakat sekaligus meningkatnya kesadaran berbagi di momentum Idul Adha.

Antusiasme Warga Bulukumba Meningkat

Peningkatan jumlah kurban di Bulukumba bukan sekadar angka statistik.

Di balik itu, ada semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang kembali menguat di tengah masyarakat.

Antusiasme masyarakat di hari raya kurban tahun ini lebih tinggi dibanding tahun lalu.

Banyak warga yang tetap memilih berkurban meski kondisi ekonomi belum sepenuhnya stabil.

Fenomena itu terlihat dari meningkatnya jumlah sapi kurban yang mendominasi pelaksanaan Idul Adha di Bulukumba tahun ini.

Gantarang Jadi Kecamatan Dengan Kurban Terbanyak

Dari 10 kecamatan yang ada, Kecamatan Gantarang menjadi wilayah dengan jumlah sapi kurban terbanyak.

Tercatat, sebanyak 419 ekor sapi dikurbankan di kecamatan tersebut. Angka itu jauh melampaui beberapa kecamatan lain di Bulukumba.

Posisi kedua ditempati Kecamatan Kindang dengan 229 ekor sapi kurban.

Sementara Kecamatan Bontotiro berada di urutan ketiga dengan jumlah 199 ekor sapi.

Tingginya angka kurban di tiga kecamatan tersebut menunjukkan kuatnya tradisi keagamaan masyarakat sekaligus meningkatnya partisipasi warga dalam ibadah sosial.

Advertisement

Selain itu, momentum Idul Adha juga menjadi ruang mempererat hubungan sosial antarwarga.

Aktivitas penyembelihan hingga pembagian daging kurban kerap melibatkan masyarakat secara langsung.

Bupati Dan Wakil Bupati Ikut Berkurban

Partisipasi pejabat daerah juga terlihat dalam pelaksanaan kurban tahun ini.

Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf dilaporkan akan berkurban sebanyak empat ekor sapi.

Sementara Wakil Bupati Bulukumba Andi Edy Manaf turut menunaikan ibadah kurban dengan menyerahkan dua ekor sapi.

Keterlibatan pimpinan daerah memberi contoh positif kepada masyarakat tentang pentingnya berbagi dan memperkuat nilai kepedulian sosial di Hari Raya Idul Adha.

Di sejumlah wilayah, hewan kurban dari pejabat daerah biasanya disalurkan ke masjid atau lokasi yang membutuhkan, terutama di kawasan dengan jumlah penerima manfaat cukup tinggi.

Tradisi Kurban Jadi Cermin Solidaritas Sosial

Bagi masyarakat Bulukumba, Idul Adha bukan hanya ritual tahunan.

Tradisi kurban telah menjadi bagian penting dalam memperkuat solidaritas sosial dan rasa kebersamaan.

Di banyak kampung, proses penyembelihan hewan kurban selalu menghadirkan suasana kekeluargaan.

Anak-anak hingga orang tua berkumpul sejak pagi untuk membantu panitia atau sekadar menyaksikan prosesi berlangsung.

Peningkatan jumlah hewan kurban tahun ini juga memberi dampak positif bagi para peternak lokal.

Permintaan sapi dan kambing yang meningkat ikut menggerakkan roda ekonomi masyarakat menjelang hari raya.

Ke depan, tren peningkatan kurban di Bulukumba diperkirakan masih akan terus bertambah jika kondisi ekonomi masyarakat semakin membaik dan kesadaran berbagi tetap terjaga.***

Advertisement
Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS