Tren penurunan angka kemiskinan Bulukumba mencapai 6,06 persen pada Maret 2025, terendah dalam 10 tahun terakhir.Mediaraya.id – Angka kemiskinan Bulukumba kembali mencatatkan capaian positif.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kabupaten Bulukumba, persentase penduduk miskin Bulukumba pada Maret 2025 tercatat sebesar 6,06 persen atau setara 25,88 ribu jiwa.
Angka kemiskinan Bulukumba tersebut menjadi yang terendah dalam kurun waktu 10 tahun terakhir dan menunjukkan tren penurunan yang konsisten.
Penurunan angka kemiskinan Bulukumba dinilai mencerminkan efektivitas berbagai program pembangunan daerah.
Program pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan layanan dasar, serta penguatan sektor produktif disebut telah memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan warga Bulukumba.
Data ini sekaligus memperkuat posisi Bulukumba sebagai daerah dengan kinerja pengentasan kemiskinan yang stabil.
Kepala Bidang Humas Diskominfo Kabupaten Bulukumba, Andi Ayatullah Ahmad, menyampaikan bahwa tren penurunan angka kemiskinan Bulukumba telah terjadi dalam beberapa tahun terakhir.
“Angka kemiskinan Bulukumba juga terendah di wilayah selatan Sulawesi Selatan,” ungkap Andi Ayatullah Ahmad, Senin, 9 Februari 2026.
Posisi Bulukumba di Sulawesi Selatan
Pada tahun 2025, Bulukumba menempati urutan keenam daerah dengan persentase penduduk miskin terendah di Sulawesi Selatan.
Persentase tersebut berada di bawah rata-rata Provinsi Sulawesi Selatan yang tercatat sebesar 7,60 persen.
Capaian ini memperlihatkan daya saing Bulukumba dalam pembangunan sosial ekonomi di tingkat regional.
Data historis menunjukkan penurunan bertahap sejak 2016.
Angka kemiskinan Bulukumba tercatat sebesar 8,06 persen pada 2016 dan terus bergerak turun hingga mencapai 6,06 persen pada 2025.
Fluktuasi sempat terjadi pada 2021, kondisi tersebut kembali terkoreksi pada tahun-tahun berikutnya.
Indikator Kemiskinan Mengalami Perbaikan
Indikator kualitas kemiskinan di Bulukumba juga mengalami perbaikan.
Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) tercatat turun menjadi 0,70, sedangkan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) menurun menjadi 0,12 pada Maret 2025.
Kondisi ini menunjukkan kesenjangan pengeluaran penduduk miskin semakin mengecil dan tingkat keparahan kemiskinan semakin berkurang.
Capaian tersebut dikaitkan dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Bulukumba di bawah kepemimpinan Bupati Andi Muchtar Ali Yusuf dan Wakil Bupati Andi Edy Manaf.
Penguatan sektor pertanian dan perikanan, dukungan terhadap UMKM, peningkatan layanan dasar, serta perlindungan sosial yang lebih tepat sasaran disebut berada pada jalur yang tepat.
Komitmen menjaga tren penurunan angka kemiskinan Bulukumba terus ditekankan melalui kebijakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Data Angka Kemiskinan Kabupaten Bulukumba 10 Tahun Terakhir
2016: 8,06 persen
2017: 7,97 persen
2018: 7,48 persen
2019: 7,26 persen
2020: 7,10 persen
2021: 7,43 persen
2022: 7,39 persen
2023: 7,22 persen
2024: 6,71 persen
2025: 6,06 persen
***
Tidak ada komentar