Dapat Bantuan 10 Ton Benih Padi Dari Kementan, Bulukumba Siap Hadapi Ancaman Kemarau

2 menit membaca View : 1
Avatar photo
Andi Fendy
Daerah - 23 Apr 2026

Mediaraya.id – Pemerintah Kabupaten Bulukumba menerima bantuan 10 ton benih padi varietas unggul dari Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia sebagai langkah strategis menghadapi musim kemarau yang diprediksi akan segera terjadi.

Bantuan tersebut diberikan hanya beberapa hari setelah Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, mengikuti rapat koordinasi bersama Menteri Pertanian Amran Sulaiman di Jakarta terkait langkah antisipasi musim kering dan dampak fenomena El Nino.

Benih yang disalurkan terdiri dari varietas unggul Cakrabuana dan Situ Bagendit yang dikenal tahan terhadap kondisi kekeringan serta memiliki umur panen relatif singkat, sekitar 95 hari.

Varietas ini dinilai sangat cocok untuk lahan kering (gogo) yang berpotensi terdampak kemarau panjang.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Pj Swasembada Pangan Balai Besar Pengembangan dan Modernisasi Pertanian Kementerian Pertanian, Dr. Muhammad Thamrin, kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Bulukumba, Muh Ali Saleng, di halaman Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kamis (23/4/2026).

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bulukumba, Andi Trismiati, menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan mampu mendongkrak produktivitas padi hingga mencapai 7–8 ton per hektar.

“Takaran penggunaan benih sekitar 25 kilogram per hektar, dengan anjuran menggunakan metode tanam Arkansas,” ujarnya.

Advertisement
Penerimaan Siswa Baru Sawayaka Islamic School Tahun Ajaran 2026/2027 dengan jadwal pendaftaran dan kontak informasi

Metode tanam Arkansas sendiri merupakan teknik budidaya modern berbasis mekanisasi dengan sistem Tanam Benih Langsung (Tabela), yang memungkinkan penanaman benih secara rapat dalam larikan tanpa jarak dalam baris.

Metode ini terbukti mampu meningkatkan efisiensi serta produktivitas hasil panen.

Lebih lanjut, benih tersebut akan segera didistribusikan ke seluruh kecamatan dan dapat diakses oleh petani melalui Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di masing-masing wilayah.

Dr. Muhammad Thamrin menjelaskan bahwa bantuan ini bertujuan mempercepat luas tambah tanam (LTT) di Bulukumba, terutama dalam menghadapi potensi kemarau panjang akibat El Nino.

“Bantuan benih ini untuk mendorong semangat petani agar setelah panen bisa langsung tanam kembali. Ini poin penting yang terus kita dorong,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, jika kebutuhan benih masih tinggi, Kementerian Pertanian siap menambah bantuan hingga 5 ton guna mendukung percepatan tanam.

“Ini bentuk nyata keberpihakan pemerintah dalam mendukung swasembada pangan, khususnya di Sulawesi Selatan,” tambahnya.

Usai penyerahan bantuan, rombongan melanjutkan kunjungan dengan bersilaturahmi bersama Bupati Bulukumba di Kebun Amaly, milik pribadi Andi Muchtar Ali Yusuf yang akrab disapa Andi Utta.***

Advertisement
Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *