Bupati Bulukumba Janji Reward Ke Bali Untuk Desa Yang Tuntaskan PBB 100 Persen

3 menit membaca View : 119
Avatar photo
Andi Fendy
Daerah - 19 Des 2025

Mediaraya.id – Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf menaruh perhatian penuh terhadap Pemerintah Desa yang berhasil merealisasikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) secara maksimal.

Sebagai bentuk apresiasi, Bupati yang akrab disapa Andi Utta menyiapkan reward istimewa bagi kepala desa di Kabupaten Bulukumba yang mampu menuntaskan realisasi PBB hingga 100 persen.

Para kepala desa berprestasi tersebut akan diajak jalan-jalan ke Bali.

Hal itu disampaikan Andi Utta di hadapan kepala desa dan peserta launching Inovasi Digital Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bulukumba yang digelar di Lantai 4 Gedung Pinisi, Kamis 18 Desember 2025.

“Insya Allah kita beri reward ke Bali untuk kepala desa yang berhasil merealisasikan PBB secara maksimal 100 persen,” ujarnya disambut tepuk tangan yang riuh.

Andi Utta menekankan pentingnya kesadaran bersama untuk proaktif membayar pajak sebagai fondasi pembangunan daerah yang lebih maju dan sejahtera.

Terlebih, saat ini daerah menghadapi tantangan kebijakan fiskal nasional, di mana dana Transfer Ke Daerah (TKD) mengalami pemangkasan signifikan.

Untuk Kabupaten Bulukumba sendiri, Pemerintah Pusat memangkas TKD sebesar Rp268 miliar.

Dampaknya, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bulukumba diproyeksikan turun menjadi sekitar Rp1,3 triliun lebih pada tahun 2026 mendatang.

Kondisi tersebut, menurut Andi Utta, menuntut peran aktif seluruh elemen pemerintahan, khususnya pemerintah desa dan kelurahan, untuk benar-benar memaksimalkan potensi PAD di sektor PBB.

“Saudaraku semua, saya berharap kita semua bekerja maksimal untuk merealisasikan PBB lebih progresif lagi. Masih ada waktu buat kita semua untuk realisasi PBB tahun 2025,” jelasnya.

Berdasarkan data Bapenda Kabupaten Bulukumba, saat ini sudah ada enam desa yang berhasil menuntaskan realisasi PBB hingga 100 persen.

Desa-desa tersebut yakni Desa Barombong (Kecamatan Gantarang), Tamalanrea (Bontotiro), Balangtaroang dan Barugae (Bulukumpa), Mattirowalie (Kindang), serta Bonto Bangun (Rilau Ale).

Kepala Desa Mattirowalie, H. Jufri, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Bulukumba atas reward yang kembali diterima desanya.

Ia mengungkapkan bahwa realisasi PBB 100 persen di Desa Mattirowalie telah tuntas sejak Juli 2025.

“Alhamdulillah reward dari realisasi PBB ini adalah yang kedua kali untuk Desa Mattirowalie. Sebelumnya kami diberi reward jalan-jalan ke Singapura. Untuk nilai PBB di Desa Mattirowalie mencapai Rp92 juta lebih,” ujar Jufri.

Jufri juga membeberkan strategi pemerintah desanya dalam memaksimalkan pembayaran PBB. Menurutnya, kunci utama terletak pada pendistribusian SPPT sejak dini kepada seluruh wajib pajak.

“Jadi sekira bulan Maret, SPPT sudah terdistribusi ke semua warga. Kami cuma memberikan deadline waktu pelunasan. Jadi warga juga merasa lebih ringan dalam membayar PBB,” jelas Jufri.

Ia menambahkan bahwa dengan SPPT yang sudah diterima warga lebih awal, kesadaran membayar pajak menjadi lebih tinggi.

“Mereka terus mengingat PBB-nya karena SPPT sudah ada di tangannya. Sehingga begitu mereka punya uang, langsung pelunasan PBB. Makanya tidak ada yang menunggak,” sambungnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Andi Utta juga mengumumkan desa dan kelurahan dengan capaian PBB di bawah 50 persen.

Para kepala desa dan lurah dengan realisasi rendah tersebut dipanggil berdiri ke depan dan berfoto bersama sambil menunjukkan salam jari kelingking sebagai simbol bahwa capaian PBB mereka masih perlu ditingkatkan.***

 

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *