Dinas Perikanan Bulukumba menjalankan budidaya nila intensif di kolam terpal Pantai Merpati untuk mendukung ketahanan pangan daerah dan rantai suplai Program Makan Bergizi Gratis (MBG).Mediaraya.id – Dinas Perikanan Kabupaten Bulukumba menjalankan Program Budidaya Nila Intensif di kolam terpal sebagai langkah strategis untuk menopang ketahanan pangan daerah sekaligus memperkuat rantai suplai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bulukumba.
Program budidaya nila intensif ini dilaksanakan melalui pembangunan kolam terpal percontohan yang ditempatkan di samping lapangan Pantai Merpati Bulukumba.
Lokasi ini dipilih agar mudah diakses dan dapat menjadi sarana edukasi terbuka bagi masyarakat yang ingin mempelajari langsung teknik budidaya perikanan modern.
Melalui pendekatan praktik lapangan, masyarakat Bulukumba diberi kesempatan untuk mempraktikkan secara langsung teknik budidaya nila intensif dengan pendampingan dari pakar budidaya Dinas Perikanan Kabupaten Bulukumba, sehingga ilmu yang diperoleh dapat langsung diterapkan secara berkelanjutan.
Kepala Bidang Budidaya Perikanan Dinas Perikanan Kabupaten Bulukumba, Dani Susanto, menjelaskan bahwa metode yang diterapkan mengacu pada Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB), dengan memperhatikan seluruh aspek teknis budidaya secara menyeluruh.
“Budidaya nila intensif di kolam terpal ini menerapkan prinsip CBIB, di mana desain konstruksi kolam, peralatan budidaya, sistem inlet dan outlet air, hingga kualitas air menjadi perhatian utama. Sebelum penebaran benih, kolam terlebih dahulu dipersiapkan agar kondisi ikan selama masa pemeliharaan tetap terjaga,” jelas Dani Susanto.
Ia menambahkan, pada tahapan persiapan air dilakukan sejumlah perlakuan penting, salah satunya pengapuran menggunakan dolomit yang berfungsi menstabilkan pH air agar tetap ideal bagi pertumbuhan ikan nila dan mampu menekan potensi stres ikan selama masa pemeliharaan.
Selain itu, dilakukan pula pemupukan kolam untuk merangsang pertumbuhan plankton alami yang berperan sebagai pakan alami sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem perairan di kolam terpal.
Tak kalah penting, sistem budidaya ini juga dilengkapi dengan penggunaan Probiotik KLABIOTIK.
Probiotik ini berfungsi untuk meningkatkan kualitas air dengan menguraikan sisa pakan dan bahan organik, menekan pertumbuhan bakteri patogen, serta meningkatkan efisiensi pakan dan kesehatan ikan.
Dengan kualitas air yang terjaga secara optimal, tingkat kelangsungan hidup dan produktivitas ikan nila diharapkan dapat meningkat secara signifikan, sekaligus menghasilkan produksi yang aman dan berkualitas.
Sebagai kolam percontohan, Pantai Merpati dipilih karena merupakan pusat aktivitas masyarakat Bulukumba.
Keberadaan kolam budidaya nila intensif di kawasan ini memungkinkan masyarakat dari berbagai latar belakang untuk menyaksikan langsung proses budidaya perikanan modern.
Melalui lokasi yang strategis tersebut, diharapkan nelayan, pembudidaya, pelajar, hingga masyarakat umum dapat belajar dan memahami pentingnya budidaya perikanan sebagai salah satu pilar utama ketahanan pangan daerah dan ketahanan ekonomi keluarga di Kabupaten Bulukumba.***
Tidak ada komentar