Bupati Bulukumba memimpin apel gabungan OPD dan memberikan arahan kepada ASN terkait kesiapan menghadapi krisis global dan efisiensi anggaranMediaraya.id – Pemerintah Kabupaten Bulukumba mengawali hari pertama masuk kantor pasca Hari Raya Idul Fitri dengan pelaksanaan apel gabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Kegiatan tersebut digelar di halaman Kantor Bupati Bulukumba, Senin, 30 Maret 2026.
Apel gabungan OPD Bulukumba tersebut diikuti Aparatur Sipil Negara dari seluruh perangkat daerah.
Apel dipimpin langsung oleh Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf yang dikenal dengan sapaan Andi Utta.
Dalam amanatnya, tantangan ke depan diminta untuk dicermati oleh seluruh ASN, terutama dampak krisis global akibat perang di Timur Tengah serta perubahan cuaca seperti fenomena El Nino.
Kondisi global yang tidak menentu disebut akan berdampak pada penerimaan negara.
Transfer anggaran ke daerah diperkirakan ikut terpengaruh.
Perubahan pola pikir dinilai perlu dilakukan oleh ASN dan masyarakat.
ASN Diminta Keluar Dari Zona Nyaman
“ASN tidak boleh terus berada di zona nyaman. Di tengah efisiensi anggaran, kita harus lebih kreatif dalam bekerja, bagaimana membantu masyarakat meningkatkan taraf hidup sekaligus mendorong kemandirian daerah,” tegasnya.
Kemandirian daerah ditekankan melalui optimalisasi potensi lokal.
Sektor pertanian, perikanan, kelautan, dan pariwisata disebut memiliki peluang besar untuk dikembangkan.
Ketergantungan terhadap bantuan pemerintah pusat dinilai tidak akan mampu menjadikan daerah mandiri secara ekonomi.
“Kalau ekonomi masyarakat baik, maka pendapatan daerah juga akan meningkat dan mampu membiayai pembangunan di berbagai sektor,” ujarnya.
OPD Diminta Percepat Program Kerja
Tambahan anggaran dari pemerintah pusat diharapkan dapat diperoleh melalui percepatan realisasi program.
Seluruh OPD diminta fokus bekerja. Serapan anggaran semester pertama diminta untuk dipercepat guna mendapatkan insentif dari Kementerian Dalam Negeri.
Efisiensi juga diminta untuk diterapkan dalam aktivitas harian.
Penggunaan listrik dan air di lingkungan kantor diminta untuk dihemat.
Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari penguatan disiplin anggaran.
Pesan Perubahan Untuk ASN
Kesadaran untuk terus berbenah juga disampaikan kepada seluruh aparatur pemerintah.
Perubahan dinilai masih dapat dilakukan. Waktu disebut sebagai peluang untuk memperbaiki diri.
“Waktu tidak memberi kesempatan untuk mengulang, apalagi mengulang kesalahan. Tapi waktu selalu memberi kesempatan untuk kita berubah,” pesannya.
Usai pelaksanaan apel, barisan setiap OPD dilakukan pengecekan oleh Bupati yang didampingi Sekretaris Daerah serta Kepala BKPSDM Kabupaten Bulukumba.
ASN disapa secara langsung, Percakapan singkat dilakukan untuk memastikan kesiapan kerja pasca libur panjang.***
Tidak ada komentar