DPRD Bulukumba mengundang PT PLN Persero UP3 Bulukumba dalam Rapat Dengar Pendapat untuk membahas pemadaman listrik di RSUD Bulukumba serta optimalisasi pelayanan publik, Senin 27 April 2026.
Mediaraya.id – Pemadaman listrik yang terjadi di Rumah Sakit H. Andi Sulthan Daeng Radja, Bulukumba pada Kamis 23 April 2026, menjadi perhatian serius dari DPRD Kabupaten Bulukumba.
Menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait terganggunya pelayanan kesehatan akibat insiden tersebut, DPRD resmi mengundang PT PLN Persero UP3 Bulukumba dan pihak terkait dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dijadwalkan hari ini, Senin, 27 April 2026.
RDP akan digelar pukul 13.00 WITA di Ruang Rapat Komisi II DPRD Bulukumba, dengan agenda utama membahas optimalisasi pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan dan pelayanan kelistrikan PLN.
DPRD Bulukumba Soroti Pemadaman Listrik Di Rumah Sakit
DPRD menindaklanjuti aspirasi warga atas insiden pemadaman listrik di RSUD Bulukumba.
Kondisi tersebut dinilai sangat krusial karena menyangkut pelayanan kesehatan masyarakat yang tidak boleh terganggu oleh persoalan teknis kelistrikan.
Rumah sakit sebagai fasilitas vital memiliki ketergantungan tinggi terhadap pasokan listrik.
Gangguan sekecil apa pun dapat berdampak besar pada layanan medis, mulai dari ruang perawatan, alat kesehatan, hingga penanganan pasien darurat.
Situasi inilah yang membuat DPRD Bulukumba memberikan respon dan bergerak cepat.
PLN Dan Sappewali Kutong Diundang Dalam RDP
Dalam agenda RDP tersebut, dua pihak utama yang diundang adalah PT PLN Persero UP3 Bulukumba dan Sappewali Kutong dari pihak masyarakat.
Kehadiran keduanya penting untuk memberikan penjelasan menyeluruh terkait kronologi dan penyebab pemadaman serta langkah antisipasi ke depan.***
Tidak ada komentar