Audisi DA8 Makassar Rampung, Diva Bulukumba Lolos Ke Tahap Berikutnya

3 menit membaca View : 6
Avatar photo
Andi Fendy
Daerah - 27 Apr 2026

Mediaraya.id – Audisi Dangdut Academy 8 (DA8) di Makassar resmi berakhir pada Minggu, 26 April 2026, dan kabar menggembirakan datang dari Kabupaten Bulukumba.

Diva Ananda menjadi salah satu peserta yang disebut lolos ke tahap berikutnya setelah mengikuti proses seleksi ketat bersama ratusan peserta dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, hingga Sulawesi Tenggara.

Setelah sebelumnya audisi digelar di Sidrap, Makassar menjadi titik penutup audisi offline DA8 di Sulsel.

Antusiasme peserta terlihat tinggi sejak pagi, dengan harapan besar untuk bisa menembus panggung nasional Indosiar.

Audisi DA8 Makassar Jadi Magnet Talenta Dangdut Sulawesi

Ajang pencarian bakat Dangdut Academy 8 kembali membuktikan daya tariknya.

Bukan hanya peserta lokal dari Sulawesi Selatan, audisi di Makassar juga diikuti calon penyanyi dangdut dari berbagai provinsi sekitar.

Suasana audisi dipenuhi semangat, rasa gugup, dan harapan.

Banyak peserta datang dengan persiapan matang, membawa mimpi besar untuk mengikuti jejak para alumni sukses dari Indonesia Timur yang lebih dulu bersinar di panggung nasional.

Nama Diva Ananda dari Bulukumba dan M Rangga Yudha dari Bantaeng menjadi dua peserta yang mencuri perhatian setelah disebut berhasil melaju ke tahap berikutnya.

Saat dikonfirmasi secara singkat melalui siaran langsung TikTok bersama Farah pada Minggu malam, Diva hanya menjawab singkat namun penuh syukur.

“Alhamdulillah kak, didoakan yah kak,” ujarnya.

Kalimat sederhana itu menjadi gambaran betapa besar perjuangan dan harapan yang dibawa setiap peserta.

Peserta Lolos Masih Menunggu Panggilan Dari Indosiar

Meski dinyatakan lolos audisi awal, perjalanan menuju panggung utama DA8 masih panjang.

Para peserta yang berhasil melewati tahap offline di Sidrap maupun Makassar masih harus menunggu seleksi lanjutan dari pihak Indosiar.

Menurut LO DA8 Sulawesi Selatan, Ilham Junaedy, keputusan akhir tetap berada di tangan tim pusat.

“Banyak yang lolos, nanti pihak Indosiar yang akan menyeleksi lagi siapa yang dipanggil ke Jakarta,” kata Ilham Junaedy.

Pernyataan itu menegaskan bahwa tahap berikutnya akan semakin kompetitif.

Tidak semua peserta yang lolos di daerah otomatis melaju ke Jakarta.

Advertisement

Namun, peluang itu tetap terbuka lebar, terutama bagi mereka yang memiliki karakter vokal kuat, penampilan menarik, dan mental panggung yang siap bersaing.

Sulsel Tak Pernah Kehabisan Bintang Dangdut

Antusiasme besar masyarakat Sulawesi Selatan terhadap DA8 bukan tanpa alasan.

Wilayah ini memang dikenal sebagai salah satu lumbung talenta dangdut nasional.

Banyak nama besar lahir dari panggung pencarian bakat serupa dan sukses menembus industri hiburan tanah air.

Sebut saja Selfi Yamma dari Soppeng yang berhasil menjadi juara dan tetap eksis hingga kini.

Ada pula Evi Masamba, Ati Kodong, hingga nama-nama yang lebih baru seperti Syaqirah Sidrap, Nia Sidrap, dan Fildan dari Sulawesi Tenggara.

Mereka menjadi inspirasi nyata bagi generasi baru yang kini mencoba peruntungan di DA8.

Bagi peserta seperti Diva Ananda, panggung audisi bukan hanya soal bernyanyi.

Ini adalah ruang untuk mengubah nasib, membanggakan keluarga, dan membawa nama daerah ke tingkat nasional.

Di balik suara merdu, ada cerita panjang tentang latihan, perjuangan, dan doa orang tua yang terus menyertai.

Harapan Besar Dari Bulukumba untuk Diva Ananda

Kabar lolosnya Diva Ananda menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Bulukumba.

Dukungan terus mengalir di media sosial, terutama dari warga yang berharap dirinya bisa melangkah lebih jauh hingga ke panggung utama DA8.

Bulukumba bukan hanya dikenal dengan budaya dan wisatanya, tetapi juga mulai menunjukkan potensi besar di dunia seni suara.

Jika Diva berhasil melangkah ke Jakarta, maka ia akan menjadi representasi harapan banyak anak muda daerah yang percaya bahwa mimpi besar bisa dimulai dari panggung kecil.

Kini, publik hanya menunggu satu hal: telepon dari Indosiar.

Dan bagi para peserta, panggilan itu bukan sekadar undangan, melainkan pintu menuju masa depan.***

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *