Wakil Bupati Bulukumba Andi Edy Manaf saat menyampaikan sambutan di HUT ke-51 IWAPI, Rabu (6/5/2026), mengajak perempuan pelaku usaha terus berinovasi dan berkolaborasi mendorong UMKM naik kelas di era digital.Mediaraya.id – Suasana Gedung Bersama Bulukumba terasa semarak saat peringatan HUT ke-51 IWAPI digelar, Rabu, 6 Mei 2026.
Di tengah riuh tepuk tangan, Wakil Bupati Bulukumba Andi Edy Manaf menegaskan pentingnya inovasi dan kolaborasi bagi IWAPI Bulukumba dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
IWAPI Bulukumba, kata dia, bukan sekadar organisasi perempuan, melainkan kekuatan ekonomi yang nyata.
“Luar biasa IWAPI Bulukumba. Mereka adalah orang-orang mandiri yang sibuk cari uang, dan tidak baku gesek,” ujar Andi Edy Manaf dalam sambutannya.
Pernyataan itu bukan tanpa alasan. Dengan jaringan luas dan anggota yang aktif di berbagai sektor usaha, IWAPI Bulukumba dinilai memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah, terutama dalam penguatan UMKM dan pemberdayaan perempuan.
Perempuan, Pilar Ekonomi Daerah
Andi Edy Manaf menekankan bahwa IWAPI merupakan salah satu organisasi perempuan terbesar di kawasan ASEAN.
Hal ini menjadikan IWAPI Bulukumba sebagai bagian penting dalam ekosistem ekonomi lokal.
Menurutnya, ruang bagi perempuan kini semakin terbuka, baik dalam dunia usaha maupun pemerintahan.
Ia bahkan mencontohkan banyaknya perempuan yang menduduki posisi strategis di lingkup Pemkab Bulukumba.
“Itu juga tergambar dalam pemerintahan kami, bahkan banyak ibu-ibu yang jadi kepala dinas,” jelasnya.
Fenomena ini memperlihatkan bahwa perempuan tidak lagi berada di pinggir, melainkan menjadi aktor utama dalam pembangunan.
IWAPI Bulukumba menjadi salah satu wadah yang memperkuat posisi tersebut.
Dorongan Digitalisasi Dan UMKM Naik Kelas
Dalam pidatonya, Wakil Bupati dua periode ini juga menyoroti pentingnya digitalisasi dalam dunia usaha.
Ia melihat tren positif, di mana banyak perempuan kini mendominasi aktivitas di marketplace.
“Hari ini transformasi usaha semakin maju, seperti pemanfaatan teknologi digital. Banyak yang mengisi marketplace adalah perempuan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kemampuan perempuan dalam mengelola tampilan produk menjadi daya tarik tersendiri di pasar digital.
Hal ini menjadi peluang besar yang harus terus didorong.
Tak hanya itu, ia juga menyinggung geliat UMKM di kawasan Pantai Merpati yang didominasi oleh perempuan.
Menurutnya, IWAPI Bulukumba harus mengambil peran lebih besar dalam mendorong pelaku usaha kecil agar bisa naik kelas.
“Kalau perlu IWAPI dorong pelaku usaha dari tingkat bawah untuk naik kelas,” imbuhnya.
Semangat Kebersamaan Di HUT ke-51 IWAPI
Ketua panitia, Hj Rahmawati, mengungkapkan bahwa peringatan HUT ke-51 IWAPI Bulukumba bukan sekadar seremoni, tetapi momentum memperkuat solidaritas.
Kegiatan yang digelar pun beragam, mulai dari senam sehat di Pantai Merpati yang diikuti sekitar 500 peserta lintas organisasi perempuan, hingga acara puncak yang dihadiri ratusan tamu undangan.
“Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan persatuan dan kebersamaan, serta mendukung program pemerintah melalui kepedulian sosial,” ujar Rahmawati.
Ia juga menyebut seluruh kegiatan didukung dari sumbangan sukarela pengurus, mencerminkan semangat gotong royong yang masih kuat di tubuh IWAPI Bulukumba.
Kolaborasi Jadi Kunci Masa Depan
Perayaan HUT ke-51 IWAPI Bulukumba menjadi lebih dari sekadar peringatan usia.
Ia menjadi cermin bagaimana perempuan kini mengambil peran penting dalam pembangunan ekonomi daerah.
Kolaborasi antara IWAPI Bulukumba dan pemerintah disebut sebagai kunci dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan, terutama di era digital yang terus berkembang.
Ke depan, IWAPI diharapkan tidak hanya menjadi organisasi, tetapi juga motor penggerak ekonomi berbasis perempuan yang adaptif dan inovatif.
Dengan kekuatan jaringan, semangat kebersamaan, dan dorongan digitalisasi, IWAPI Bulukumba berpotensi besar menjadi lokomotif UMKM yang mampu bersaing di tingkat regional hingga nasional.***
Tidak ada komentar