Sejumlah barang bukti minuman keras tradisional jenis ballo diamankan aparat gabungan saat razia Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) di beberapa titik rawan di Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, Sabtu (16/5/2026) malam. Mediaraya.id – Suasana malam Minggu di Kota Bulukumba mendadak berubah ketika tim gabungan menggelar razia dalam Operasi Cipta Kondisi (Cipkon), Sabtu malam, 16 Mei 2026.
Aparat menyisir sejumlah titik rawan di wilayah Kecamatan Ujung Bulu dan berhasil mengamankan tiga warga yang diduga menjual minuman keras tradisional jenis ballo.
Operasi gabungan itu dipimpin langsung Kasatpol PP Bulukumba, A. Ashadi, bersama Kapolsek Ujung Bulu, IPTU Rudi Adri Purwanto.
Razia dilakukan sebagai langkah antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya saat malam akhir pekan yang kerap diwarnai aktivitas keramaian warga.
Petugas bergerak cepat menyasar kawasan Bentenge, Jalan Lanto Dg Pasewang, hingga Kompleks BTN 1 yang dinilai rawan terhadap peredaran minuman keras, senjata tajam, dan potensi tindak kriminal lainnya.
Operasi Cipkon Fokus Jaga Keamanan Malam Minggu
Lampu kendaraan patroli tampak menyala terang saat aparat gabungan memasuki sejumlah titik keramaian di Kota Bulukumba.
Warga yang masih beraktivitas malam itu pun sempat menyaksikan pemeriksaan yang dilakukan secara intensif namun humanis.
Kasatpol PP Bulukumba, A. Ashadi, menegaskan operasi tersebut bertujuan menjaga ketenteraman umum di tengah masyarakat.
“Untuk menjaga ketenteraman dan ketertiban umum di tengah masyarakat,” ujar Andi Ashadi.
Sementara itu, Kapolsek Ujung Bulu IPTU Rudi Adri Purwanto mengatakan malam Minggu menjadi salah satu waktu yang paling rawan terhadap potensi gangguan keamanan.
“Malam minggu menjadi fokus perhatian kami untuk mengantisipasi potensi kerawanan. Melalui razia operasi gabungan ini, kami hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman sekaligus menindak tegas penyakit masyarakat seperti peredaran miras,” tegasnya.
Pernyataan itu sekaligus menegaskan bahwa razia di Bulukumba bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bentuk respons aparat terhadap keresahan warga yang menginginkan suasana malam tetap aman dan kondusif.
Tiga Penjual Miras Diamankan Petugas
Dalam operasi penyisiran tersebut, aparat gabungan berhasil menjaring tiga warga yang kedapatan menjual minuman keras tradisional.
Ketiganya langsung diamankan bersama barang bukti untuk menjalani proses lebih lanjut.
Operasi Cipkon kali ini melibatkan personel gabungan dari berbagai unsur, yakni Personel Patmor Polres Bulukumba, Polsek Ujung Bulu, dan Satpol PP Kabupaten Bulukumba.
Sinergi antar instansi itu terlihat cukup solid di lapangan.
Aparat bergerak secara terpadu dengan pola patroli mobile dan pemeriksaan di sejumlah titik strategis.
Kehadiran aparat di tengah masyarakat dinilai cukup efektif menciptakan rasa aman.
Sejumlah warga yang melintas bahkan tampak memperhatikan jalannya razia sambil sesekali berbincang dengan petugas.
Peredaran Ballo Jadi Sorotan Di Bulukumba
Peredaran minuman keras tradisional jenis ballo masih menjadi perhatian aparat keamanan di Bulukumba.
Selain dianggap memicu gangguan ketertiban umum, konsumsi miras juga kerap dikaitkan dengan meningkatnya potensi perkelahian, balap liar, hingga tindak kriminal jalanan.
Karena itu, aparat memilih memperketat pengawasan terutama pada malam akhir pekan yang identik dengan meningkatnya aktivitas warga di luar rumah.
Operasi cipta kondisi seperti ini disebut akan terus digelar secara berkala sebagai upaya preventif menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Hingga operasi berakhir sekitar pukul 20.20 WITA, situasi di wilayah hukum Polsek Ujung Bulu dilaporkan tetap aman, tertib, dan kondusif.
Pihak kepolisian dan Satpol PP juga mengimbau masyarakat agar ikut berperan menjaga lingkungan masing-masing serta segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar tempat tinggal mereka.
Dengan meningkatnya patroli dan razia gabungan, aparat berharap masyarakat dapat menjalani aktivitas malam dengan rasa aman tanpa gangguan penyakit masyarakat maupun potensi kriminalitas lainnya.***
Tidak ada komentar