Shalat Idul Adha 1447 H Dipusatkan Di Halaman Kantor Bupati Bulukumba

3 menit membaca View : 10
Avatar photo
Andi Fendy
Daerah - 25 Mei 2026

Mediaraya.id – Suasana Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kabupaten Bulukumba dipastikan kembali terpusat di halaman Kantor Bupati Bulukumba dan Gedung Ammatoa yang kini telah terintegrasi.

Pemerintah daerah bersama Panitia Hari Besar Islam (PHBI) menetapkan lokasi tersebut sebagai pusat pelaksanaan shalat Id yang akan digelar pada Rabu, 27 Mei 2026.

Keputusan itu diambil setelah rapat koordinasi bersama unsur terkait.

Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf dan Wakil Bupati Andi Edy Manaf dijadwalkan turut melaksanakan shalat Id bersama unsur Forkopimda dan masyarakat Bulukumba.

“Sesuai hasil rapat, shalat Idul Adha kembali dipusatkan di halaman Kantor Bupati Bulukumba. Namun jika terhalang hujan, maka PHBI menggelar shalat Id di mushalla Gedung Ammatoa,” ungkap Andi Ayatullah Ahmad, Senin, 25 Mei 2026.

Antisipasi Cuaca Jadi Perhatian PHBI

Pelaksanaan shalat Idul Adha tahun ini mengadopsi pola yang sama seperti saat Idul Fitri lalu.

Halaman Kantor Bupati dipilih karena mampu menampung ribuan jamaah sekaligus menghadirkan nuansa kebersamaan antara pemerintah dan warga.

Namun demikian, faktor cuaca tetap menjadi perhatian utama panitia.

Bulukumba yang beberapa pekan terakhir kerap diguyur hujan membuat PHBI menyiapkan skenario cadangan dengan memanfaatkan mushalla Gedung Ammatoa sebagai lokasi alternatif.

Langkah antisipatif itu dinilai penting agar pelaksanaan ibadah tetap berlangsung khidmat tanpa mengurangi kenyamanan jamaah.

Terlebih, Idul Adha merupakan momentum spiritual yang selalu menghadirkan antusiasme tinggi dari masyarakat.

Khatib Dan Imam Shalat Idul Adha Telah Ditetapkan

Pemerintah Kabupaten Bulukumba juga telah menetapkan tokoh yang akan mengisi pelaksanaan shalat Id.

Dr. H. Abdul Hakim Bohari, yang diketahui menjabat sebagai Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Bulukumba, dipercaya menjadi khatib Idul Adha tahun ini.

Sementara posisi imam shalat dipercayakan kepada Ketua Baznas Bulukumba, Ustaz H. Kamaruddin.

Kehadiran dua figur tersebut diharapkan mampu menghadirkan suasana ibadah yang sejuk dan penuh makna.

Advertisement

Terlebih, pesan-pesan Idul Adha tidak hanya berbicara soal ritual kurban, tetapi juga tentang kepedulian sosial, keikhlasan, dan semangat berbagi kepada sesama.

Dalam beberapa tahun terakhir, pelaksanaan shalat Id secara terpusat di Bulukumba memang menjadi magnet tersendiri bagi warga.

Banyak masyarakat memilih datang lebih awal untuk mendapatkan saf utama sekaligus merasakan kebersamaan dengan jajaran pemerintah daerah.

Bupati Dan Wakil Bupati Siapkan Hewan Kurban

Momentum Idul Adha juga identik dengan pelaksanaan ibadah kurban.

Tahun ini, Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf dikabarkan akan berkurban sebanyak empat ekor sapi.

Sementara Wakil Bupati Andi Edy Manaf menyiapkan dua ekor sapi untuk dikurbankan.

Kurban tersebut nantinya akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus implementasi nilai-nilai Idul Adha.

Di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang masih beragam, distribusi daging kurban menjadi salah satu momen yang paling dinantikan warga.

Tidak sedikit masyarakat yang berharap momentum ini mampu memperkuat solidaritas sosial dan kebersamaan antarwarga.

Idul Adha Jadi Momentum Kebersamaan Warga Bulukumba

Pelaksanaan shalat Idul Adha terpusat di halaman Kantor Bupati Bulukumba bukan sekadar agenda seremonial tahunan.

Lebih dari itu, momentum ini menjadi ruang pertemuan antara pemerintah dan masyarakat dalam suasana religius dan penuh kebersamaan.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, pemerintah berharap pelaksanaan Idul Adha 1447 Hijriah berlangsung aman, tertib, dan khusyuk.

Outlook cuaca yang masih berpotensi hujan juga membuat panitia terus melakukan koordinasi teknis agar jamaah tetap nyaman saat beribadah.

Momentum Idul Adha tahun ini diharapkan tidak hanya memperkuat nilai spiritual masyarakat, tetapi juga mempererat solidaritas sosial di tengah kehidupan masyarakat Bulukumba yang majemuk.***

Advertisement
Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS