Momen Haru Polwan Polres Bulukumba Kunjungi Syifa Dengan Senyum Dan Doa

3 menit membaca View : 61
Avatar photo
Andi Fendy
Daerah - 14 Mei 2026

Mediaraya.id – Suasana ruang perawatan di RSUD Sultan Daeng Raja Bulukumba mendadak hangat ketika sejumlah Polisi Wanita (Polwan) dari Polres Bulukumba datang membawa senyum, doa, dan semangat untuk Syifa, remaja perempuan berusia 16 tahun yang tengah berjuang melawan penyakitnya.

Di tengah kondisi tubuh yang lemah dan jadwal transfusi darah yang harus dijalani, Syifa tampak tersenyum saat menerima kunjungan para Polwan pada Senin (11/5/2026) lalu.

Kehadiran mereka menjadi suntikan semangat tersendiri bagi gadis muda tersebut yang selama ini menjalani perawatan dengan keterbatasan perhatian keluarga.

Kunjungan itu dipimpin langsung oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Bulukumba, Ipda Nuraeni, S.H., bersama sejumlah personel Polwan lainnya sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus, terutama perempuan dan anak.

Kepedulian Polwan Polres Bulukumba Untuk Syifa

Di ruang rawat rumah sakit, para Polwan terlihat berbincang hangat dengan Syifa.

Mereka memberikan motivasi dan dukungan moril agar remaja itu tetap kuat menghadapi proses pengobatan yang dijalaninya.

Bukan sekadar kunjungan formal, suasana haru begitu terasa ketika para Polwan menyampaikan doa dan harapan agar Syifa segera diberi kesembuhan.

“Kami hadir untuk memberikan dukungan moril dan semangat kepada adik Syifa agar tetap kuat dan semoga segera diberikan kesembuhan,” ujar Ipda Nuraeni.

Kalimat sederhana itu terdengar menenangkan di tengah perjuangan panjang yang tengah dihadapi Syifa.

Hidup Bersama Kakek Lansia

Kondisi Syifa diketahui cukup memprihatinkan.

Selama menjalani perawatan di rumah sakit, ia lebih banyak ditemani sang kakek yang sudah lanjut usia bersama beberapa relawan yang ikut membantu.

Menurut informasi yang dihimpun, Syifa tinggal bersama kakeknya akibat kondisi keluarga yang tidak utuh.

Situasi tersebut membuat perhatian dan pendampingan terhadap dirinya selama ini sangat terbatas.

Tak hanya harus melawan penyakit, Syifa juga mengalami kondisi gizi kurang yang membutuhkan perhatian serius.

Advertisement

Hal itu menjadi salah satu alasan mengapa dukungan moral dari berbagai pihak sangat berarti bagi dirinya.

Di balik ruang rawat rumah sakit yang sunyi, ada perjuangan seorang remaja yang harus menghadapi sakit dengan keadaan hidup yang tidak mudah.

Dukungan Kemanusiaan Yang Menyentuh

Kehadiran Polwan Polres Bulukumba mendapat apresiasi dari keluarga dan relawan yang selama ini mendampingi Syifa selama proses perawatan di RSUD Sultan Daeng Raja Bulukumba.

Bagi mereka, perhatian kecil seperti kunjungan dan dukungan semangat memiliki arti besar bagi pasien, terutama anak-anak dan remaja yang sedang menghadapi masa sulit.

Aksi sosial yang dilakukan para Polwan ini juga memperlihatkan sisi humanis aparat kepolisian di tengah tugas dan tanggung jawab mereka menjaga keamanan masyarakat.

Tak sedikit masyarakat yang menilai langkah tersebut sebagai bentuk nyata empati sosial yang patut diapresiasi.

Di tengah banyaknya persoalan sosial yang terjadi, kepedulian sederhana justru mampu menghadirkan harapan baru bagi mereka yang sedang berjuang.

Harapan Untuk Kesembuhan Syifa

Kini Syifa masih menjalani perawatan intensif dan dijadwalkan menjalani transfusi darah untuk membantu proses pemulihannya.

Dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat membantu meringankan beban yang dihadapi dirinya dan sang kakek.

Perhatian yang datang dari Polwan Polres Bulukumba menjadi pengingat bahwa dukungan emosional memiliki peran penting dalam proses penyembuhan pasien.

Di balik penyakit yang dideritanya, Syifa tidak sedang berjuang sendirian.

Ada banyak doa, perhatian, dan harapan yang perlahan menguatkan langkahnya untuk kembali sehat.***

Advertisement
Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS