(Ilustrasi) Aktivis di Bulukumba mendesak kepolisian memperketat pengawasan dugaan penyalahgunaan BBM subsidi jenis solar di SPBU dan pelabuhan.Mediaraya.id – Aktivis meminta pengawasan ketat terhadap dugaan penyalahgunaan BBM subsidi di wilayah Bulukumba.
Permintaan tersebut disampaikan setelah laporan masyarakat terkait maraknya dugaan penimbunan BBM subsidi.
Pengawasan terhadap SPBU dan pelabuhan dinilai perlu diperketat oleh kepolisian.
Aktivitas distribusi BBM subsidi diduga tidak sesuai peruntukan.
Penelusuran lapangan disebut menemukan indikasi aliran BBM subsidi keluar daerah melalui jalur darat dan laut.
Kepolisian diminta mengungkap modus operandi jaringan yang diduga beroperasi di sejumlah SPBU.
Penelusuran aktivitas distribusi di pelabuhan juga diminta dilakukan secara intensif.
Dugaan keterlibatan jaringan penimbunan dinilai harus diungkap secara menyeluruh.
Aktivis Soroti Dugaan Aliran Solar Ke Penimbun
Kepada media, aktivis Andis brow menyatakan bahwa aparat diminta membongkar pola distribusi BBM subsidi yang diduga diselewengkan.
“Dari hasil penelusuran dan penyelidikan teman aktivis,sebagian besar BBM subsidi diduga larinya ke penimbung untuk kemudian dijual ke luar daerah melalui jalur darat dan laut”, ujar Andis, Rabu, 15 April 2026.
Andis menduga, penimbunan BBM subsidi tersebut telah berlangsung cukup lama.
Distribusi melalui jalur darat dan laut dinilai menjadi pola yang harus ditelusuri.
Pengawasan di SPBU dan pelabuhan dianggap penting dilakukan secara berkala.
Koordinasi Dengan Kepolisian Dan Polda
Andis juga menyatakan kesiapan membantu aparat dalam pengungkapan jaringan pelaku.
Hingga saat ini, Andis masih terus melakukan penyelidikan dan pengumpulan data.
Dugaan keterlibatan oknum disebut turut menjadi perhatian.
Langkah pencegahan harus segera dilakukan untuk menekan potensi penyalahgunaan.
“Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak Polda Sulsel terkait lambannya upaya APH mengantisipasi penyalahgunaan BBM subsidi terutama jenis solar”, tutupnya.***
Tidak ada komentar