(Ilustrasi) Dinamika Muscab PKB Bulukumba 2026–2031 menghangat dengan munculnya sejumlah kandidat ketua DPC.Mediaraya.id – Kabupaten Bulukumba ditetapkan sebagai tuan rumah Musyawarah Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se-Sulawesi Selatan untuk periode 2026–2031.
Muscab PKB Bulukumba dijadwalkan digelar mulai Sabtu, 11 April 2026.
Agenda tersebut menjadi bagian penting dalam penentuan kepemimpinan baru partai di tingkat kabupaten.
Muscab PKB Bulukumba akan digelar dalam zona 5 yang mencakup Bulukumba, Bantaeng, Kepulauan Selayar, dan Jeneponto.
Pembukaan kegiatan direncanakan dilakukan oleh Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah.
Kegiatan tersebut akan berlangsung secara maraton di beberapa zona di Sulawesi Selatan.
Sekretaris DPC PKB Bulukumba, Ismail Mangngaga, menjelaskan mekanisme penentuan calon ketua.
Proses seleksi akan diawali dengan pemetaan struktur yang dilakukan oleh DPW sebelum nama calon ditetapkan dalam sidang pleno Muscab.
“Pimpinan sidang pleno nantinya akan menetapkan nama calon sementara berdasarkan hasil pemetaan tim penataan struktur DPC dari DPW. Jika ada tambahan nama, bisa diusulkan dalam forum Muscab,” ujar Ismail, Kamis (9/4/2026).
Seluruh kandidat yang masuk akan mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan sebelum penetapan ketua terpilih oleh DPP.
Bursa Calon Ketua Menguat
Dinamika internal PKB Bulukumba mulai memanas setelah pendaftaran bakal calon dibuka.
Sejumlah nama kuat muncul dari kalangan internal partai maupun figur eksternal.
Kompetisi diperkirakan berlangsung ketat dengan basis dukungan yang berbeda.
Petahana Fahidin HDK masih diperhitungkan. Kepemimpinan yang telah berlangsung lebih dari satu dekade menjadi modal politik penting.
Pengalaman sebagai anggota DPRD Bulukumba selama lima periode turut memperkuat posisinya.
Nama Tomy Satria Yulianto ikut menjadi sorotan.
Mantan Wakil Bupati Bulukumba tersebut kini menjabat Wakil Ketua DPW PKB Sulsel serta Dewan Syura DPC PKB Bulukumba.
Kesiapan menantang petahana mulai diperbincangkan di internal partai.
Andi Muh Anwar Purnomo atau Andi Aan juga masuk bursa.
Posisi sebagai anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan serta Wakil Ketua DPW PKB Sulsel dinilai menjadi kekuatan tersendiri dalam kontestasi.
Figur lain yang turut diperhitungkan yakni Andi Erlina Halmin.
Ketua Fraksi PKB DPRD Bulukumba tersebut juga menjabat Bendahara DPC PKB Bulukumba.
Kader Muda Ikut Bersaing
Nama kader muda ikut mencuat dalam bursa.
Ismail Mangngaga disebut memiliki jaringan aktivis yang kuat.
Pengalaman sebagai mantan Ketua PKC PMII Sulsel menjadi nilai tambah dalam kontestasi.
Akhaisar Jainar Ikrar atau Ical juga digadang menjadi penantang.
Politisi muda asal Kecamatan Kajang tersebut telah dua periode duduk di DPRD Bulukumba dari Fraksi PKB.
Pertarungan Konsolidasi Struktur
Muscab PKB Bulukumba diprediksi berlangsung sengit.
Konsolidasi struktur partai menjadi faktor penentu.
Dukungan internal serta komunikasi politik akan memengaruhi hasil akhir pemilihan.
Penentuan ketua DPC PKB Bulukumba periode 2026–2031 menjadi pertaruhan arah politik partai di daerah.
Hasil Muscab akan menentukan strategi menghadapi kontestasi politik berikutnya.***
Tidak ada komentar