Marak Dugaan Mafia BBM Subsidi Di Bulukumba, Aktivis Minta SPBU Dan Pelabuhan Diawasi

2 menit membaca View : 56
Avatar photo
Andi Fendy
Daerah - 15 Apr 2026

Mediaraya.id – Aktivis meminta pengawasan ketat terhadap dugaan penyalahgunaan BBM subsidi di wilayah Bulukumba.

Permintaan tersebut disampaikan setelah laporan masyarakat terkait maraknya dugaan penimbunan BBM subsidi.

Pengawasan terhadap SPBU dan pelabuhan dinilai perlu diperketat oleh kepolisian.

Aktivitas distribusi BBM subsidi diduga tidak sesuai peruntukan.

Penelusuran lapangan disebut menemukan indikasi aliran BBM subsidi keluar daerah melalui jalur darat dan laut.

Kepolisian diminta mengungkap modus operandi jaringan yang diduga beroperasi di sejumlah SPBU.

Penelusuran aktivitas distribusi di pelabuhan juga diminta dilakukan secara intensif.

Dugaan keterlibatan jaringan penimbunan dinilai harus diungkap secara menyeluruh.

Aktivis Soroti Dugaan Aliran Solar Ke Penimbun

Kepada media, aktivis Andis brow menyatakan bahwa aparat diminta membongkar pola distribusi BBM subsidi yang diduga diselewengkan.

“Dari hasil penelusuran dan penyelidikan teman aktivis,sebagian besar BBM subsidi diduga larinya ke penimbung untuk kemudian dijual ke luar daerah melalui jalur darat dan laut”, ujar Andis, Rabu, 15 April 2026.

Advertisement
Penerimaan Siswa Baru Sawayaka Islamic School Tahun Ajaran 2026/2027 dengan jadwal pendaftaran dan kontak informasi

Andis menduga, penimbunan BBM subsidi tersebut telah berlangsung cukup lama.

Distribusi melalui jalur darat dan laut dinilai menjadi pola yang harus ditelusuri.

Pengawasan di SPBU dan pelabuhan dianggap penting dilakukan secara berkala.

Koordinasi Dengan Kepolisian Dan Polda

Andis juga menyatakan kesiapan membantu aparat dalam pengungkapan jaringan pelaku.

Hingga saat ini, Andis masih terus melakukan penyelidikan dan pengumpulan data.

Dugaan keterlibatan oknum disebut turut menjadi perhatian.

Langkah pencegahan harus segera dilakukan untuk menekan potensi penyalahgunaan.

“Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak Polda Sulsel terkait lambannya upaya APH mengantisipasi penyalahgunaan BBM subsidi terutama jenis solar”, tutupnya.***

Advertisement
Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *