BMKG Wilayah IV Makassar mengeluarkan peringatan dini potensi hujan disertai petir dan angin kencang di Kabupaten Bulukumba dan sejumlah wilayah Sulawesi Selatan, Sabtu (9/5/2026).Mediaraya.id – Langit mendung mulai menyelimuti sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan sejak pagi, Sabtu (9/5/2026).
Di tengah aktivitas warga yang tetap berjalan, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan yang dapat disertai petir dan angin kencang di beberapa daerah.
Peringatan cuaca ekstrem itu ditujukan terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan, termasuk pengendara, nelayan, hingga warga yang tinggal di wilayah rawan bencana seperti daerah pesisir dan lereng perbukitan.
BMKG memprediksi suhu udara di Sulawesi Selatan hari ini berkisar antara 20 hingga 32 derajat Celsius.
Sementara kelembapan udara cukup tinggi, mencapai 77 hingga 100 persen, kondisi yang dinilai dapat memicu terbentuknya awan hujan dalam intensitas sedang hingga lebat.
Sejumlah Wilayah Diprediksi Diguyur Hujan
Beberapa daerah yang diperkirakan mengalami hujan ringan hingga sedang antara lain Kabupaten Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, hingga Kepulauan Selayar.
Di wilayah pesisir selatan seperti Bulukumba dan Selayar, perubahan cuaca cepat menjadi perhatian tersendiri bagi nelayan tradisional.
Angin yang bertiup dari arah utara hingga timur dengan kecepatan 10 sampai 40 kilometer per jam dinilai cukup berisiko jika aktivitas pelayaran kecil tetap dipaksakan.
Situasi serupa juga dirasakan warga yang hendak bepergian antarkabupaten.
Jalanan licin, jarak pandang berkurang saat hujan deras, hingga potensi pohon tumbang akibat angin kencang menjadi ancaman yang perlu diantisipasi.
Cuaca yang tidak menentu belakangan ini juga mulai memengaruhi aktivitas harian masyarakat.
Sebagian pedagang kaki lima memilih menyiapkan penutup tambahan di lapaknya, sementara pengendara terlihat mulai membawa jas hujan sejak pagi.
BMKG Minta Warga Aktif Pantau Perkembangan Cuaca
BMKG Wilayah IV Makassar meminta masyarakat tidak mengabaikan informasi cuaca harian yang terus diperbarui.
Langkah antisipasi dinilai penting untuk mengurangi risiko kecelakaan maupun dampak bencana hidrometeorologi.
“Masyarakat diharapkan selalu memantau perkembangan cuaca dan mengambil langkah pencegahan, terutama di daerah yang berpotensi hujan disertai petir dan angin kencang agar aktivitas tidak terganggu dan keselamatan tetap terjaga,” demikian imbauan BMKG.
Imbauan tersebut bukan tanpa alasan. Dalam beberapa pekan terakhir, hujan dengan intensitas tinggi kerap terjadi secara tiba-tiba di sejumlah wilayah Sulsel.
Kondisi ini memicu genangan air, pohon tumbang, hingga gangguan aktivitas transportasi.
Bagi warga di daerah perbukitan dan bantaran sungai, kewaspadaan juga perlu ditingkatkan.
Tingginya kelembapan udara dan curah hujan berpotensi meningkatkan risiko longsor maupun banjir lokal jika hujan berlangsung dalam durasi cukup lama.
Nelayan Dan Pengendara Diminta Lebih Waspada
BMKG secara khusus mengingatkan nelayan agar memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut.
Gelombang dan angin kencang dapat berubah dalam waktu singkat, terutama di wilayah perairan selatan Sulawesi.
Sementara bagi pengendara, penggunaan perlengkapan keselamatan dan pengecekan kondisi kendaraan menjadi hal penting.
Petir yang muncul saat hujan lebat juga diimbau untuk diwaspadai, terutama bagi warga yang berada di area terbuka.
Cuaca ekstrem pada masa peralihan musim seperti saat ini memang sering terjadi di Sulawesi Selatan.
Perubahan suhu udara yang cepat serta tingginya tingkat penguapan membuat potensi hujan meningkat pada siang hingga malam hari.
Meski begitu, BMKG menilai dampak cuaca buruk dapat diminimalkan jika masyarakat aktif mengikuti informasi resmi dan tidak mengabaikan tanda-tanda perubahan cuaca di lingkungan sekitar.
Ke depan, kondisi atmosfer di wilayah Sulsel diperkirakan masih dinamis dalam beberapa hari mendatang.
Karena itu, kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci utama untuk mengurangi risiko dan menjaga keselamatan bersama.***
Tidak ada komentar