Kaspul Minta Pengawasan Hewan Kurban Diperketat Jelang Idul Adha

3 menit membaca View : 2
Avatar photo
Andi Fendy
Daerah - 03 Mei 2026

Mediaraya.id – Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, perhatian terhadap kesehatan dan kelayakan hewan kurban di Kabupaten Bulukumba menjadi sorotan serius.

Anggota DPRD Bulukumba, Kaspul BJ, meminta Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan setempat agar lebih proaktif turun langsung ke lapangan untuk memastikan hewan ternak yang dijual kepada masyarakat benar-benar sehat, layak konsumsi, dan memenuhi syarat sebagai hewan kurban.

Menurutnya, momentum Idul Adha selalu diiringi meningkatnya aktivitas jual kambing dan sapi di berbagai titik penjualan.

Di tengah tingginya permintaan itu, pengawasan harus diperketat agar masyarakat tidak dirugikan dan ibadah kurban berjalan dengan baik.

“Jangan sampai masyarakat membeli hewan kurban yang ternyata sakit, tidak layak konsumsi, atau bahkan bermasalah dari sisi legalitas,” ujar Kaspul BJ, Minggu (3/5/2026).

Dinas Pertanian Diminta Aktif Turun Ke Lokasi Penjualan

Kaspul menegaskan, langkah pertama yang harus dilakukan adalah meminta Dinas Pertanian agar hadir langsung di lokasi penjualan hewan kurban.

Menurutnya, petugas harus melakukan pemeriksaan fisik terhadap hewan ternak, mulai dari kondisi kesehatan, usia ternak, hingga kelayakan konsumsi.

“Kami minta kepada Dinas Pertanian untuk proaktif mengecek dan hadir langsung ke lokasi penjualan hewan kurban untuk memastikan hewan ternak yang diperjualbelikan layak dikonsumsi,” tegasnya.

Ia menilai, pengawasan lapangan sangat penting karena masyarakat sering kali hanya melihat ukuran fisik hewan tanpa memahami kondisi kesehatannya secara menyeluruh.

Padahal, hewan kurban yang sehat bukan hanya soal ibadah, tetapi juga berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat yang akan mengonsumsi dagingnya.

Verifikasi Dokumen Ternak Jadi Prioritas

Selain pemeriksaan fisik, Kaspul BJ juga menyoroti pentingnya verifikasi dokumen lalu lintas ternak.

Ia meminta pemerintah memastikan seluruh hewan kurban yang masuk dan diperjual belikan di Bulukumba memiliki surat izin resmi serta dokumen kesehatan yang lengkap.

Langkah ini dinilai penting untuk mencegah masuknya ternak ilegal sekaligus menjaga keamanan distribusi hewan dari luar daerah.

Advertisement

“Melakukan verifikasi dokumen lalu lintas ternak untuk memastikan legalitas dan keamanan ternak agar memastikan hewan kurban tersebut memiliki surat-surat izin masuk,” jelasnya.

Menurutnya, kelengkapan dokumen bukan sekadar administrasi, tetapi bentuk perlindungan terhadap masyarakat agar tidak membeli ternak yang berasal dari jalur tidak resmi.

Hal ini juga menjadi langkah pencegahan terhadap potensi penyebaran penyakit hewan menular yang dapat berdampak luas.

Edukasi Pengurus Masjid Dan Masyarakat Harus Diperkuat

Tak hanya pemerintah, Kaspul juga meminta pengurus masjid dan umat Islam agar lebih selektif dalam membeli hewan ternak untuk kurban.

Ia menilai edukasi dan sosialisasi harus dilakukan secara masif, terutama karena belakangan marak kasus pencurian ternak di sejumlah wilayah Bulukumba.

Situasi ini, menurutnya, menuntut kehati-hatian ekstra agar hewan yang dibeli benar-benar jelas asal-usulnya dan tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

“Melakukan edukasi dan sosialisasi kepada pengurus masjid dan umat Islam agar selektif membeli hewan ternak untuk dijadikan hewan kurban, terlebih sedang marak pencurian ternak,” katanya.

Menjaga Ibadah Kurban Tetap Aman

Bagi Kaspul BJ, pengawasan hewan kurban bukan hanya soal teknis peternakan, tetapi menyangkut nilai ibadah dan kepercayaan masyarakat.

Idul Adha merupakan momentum sakral bagi umat Islam.

Karena itu, setiap hewan kurban harus dipastikan memenuhi syariat sekaligus aman dikonsumsi.

Ia berharap seluruh pihak mulai dari pemerintah, pedagang ternak, pengurus masjid, hingga masyarakat bisa bekerja sama menjaga kualitas hewan kurban.

Dengan pengawasan yang baik, ibadah kurban tidak hanya sah secara agama, tetapi juga memberi rasa aman, nyaman, dan keberkahan bagi seluruh masyarakat Bulukumba.***

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *